Dominasi Mutlak Sang Juara: Inter Milan Hancurkan Lazio 3-0 di Olimpico dalam Lanjutan Liga Italia

Aris Setiawan | SuaraInfo
10 Mei 2026, 01:26 WIB
Dominasi Mutlak Sang Juara: Inter Milan Hancurkan Lazio 3-0 di Olimpico dalam Lanjutan Liga Italia

SuaraInfo — Stadion Olimpico Roma menjadi saksi bisu betapa perkasanya sang jawara baru musim ini. Meski gelar Scudetto sudah aman di genggaman, Inter Milan terbukti tidak mengenal kata santai. Dalam laga lanjutan Liga Italia yang berlangsung pada Sabtu (9/5/2026) malam WIB, skuat asuhan Simone Inzaghi tampil begitu dominan dan tanpa ampun melumat tuan rumah Lazio dengan skor telak 3-0.

Kemenangan ini menegaskan bahwa mentalitas juara yang ditanamkan dalam tubuh Nerazzurri bukanlah isapan jempol belaka. Menghadapi Lazio yang tengah berjuang merangkak naik di papan klasemen, Inter tampil dengan kepercayaan diri tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Efektivitas serangan dan solidnya barisan pertahanan menjadi kunci utama dalam pesta gol mereka di ibu kota.

Awal yang Sempurna Lewat Sang Kapten

Pertandingan baru berjalan enam menit, namun pendukung tuan rumah sudah dipaksa terdiam. Berawal dari skema bola mati yang sederhana, Inter Milan berhasil membuka keunggulan melalui penyerang andalan mereka, Lautaro Martinez. Sebuah lemparan ke dalam yang diarahkan ke dalam kotak penalti berhasil disontek dengan cerdik oleh Marcus Thuram. Bola liar tersebut langsung disambar oleh Lautaro dengan tendangan voli mematikan yang tak mampu dihalau oleh kiper Lazio.

Baca Juga Hansi Flick dan Janji Setia di Camp Nou: Ambisi Membangun Dinasti Barcelona hingga 2028
Hansi Flick dan Janji Setia di Camp Nou: Ambisi Membangun Dinasti Barcelona hingga 2028

Gol cepat ini seolah meruntuhkan rencana permainan yang telah disusun oleh pelatih Lazio. Lautaro Martinez, yang baru-baru ini dikabarkan tetap setia kepada Inter meski digoda gaji selangit dari klub lain, membuktikan bahwa fokusnya hanya untuk memberikan yang terbaik bagi seragam biru-hitam. Gol tersebut sekaligus menambah koleksi pribadinya dalam perburuan gelar top skor musim ini.

Setelah gol pertama, Inter tidak mengendurkan serangan. Empat menit berselang, Marcus Thuram hampir saja menggandakan keunggulan andai sepakannya tidak melenceng tipis di samping gawang. Dominasi lini tengah yang digalang oleh Nicolo Barella dan Henrikh Mkhitaryan membuat Lazio kesulitan mengembangkan permainan. Pada menit ke-31, Barella sempat mengancam lewat tendangan bebas, meski bola masih melambung di atas mistar gawang.

Sihir Petar Sucic di Akhir Babak Pertama

Lazio mencoba bangkit dan keluar dari tekanan, namun kerapatan barisan pertahanan Inter yang dipimpin oleh Francesco Acerbi dan Alessandro Bastoni benar-benar sulit ditembus. Alih-alih menyamakan kedudukan, Biancocelesti justru kembali kebobolan pada menit ke-39. Kali ini, giliran gelandang muda berbakat, Petar Sucic, yang mencatatkan namanya di papan skor.

Baca Juga Duel Panas Bhayangkara vs Persib: Maung Bandung Terhimpit di Tengah Dominasi Borneo FC yang Sedang On Fire
Duel Panas Bhayangkara vs Persib: Maung Bandung Terhimpit di Tengah Dominasi Borneo FC yang Sedang On Fire

Sucic melakukan aksi individu menawan sebelum melepaskan tembakan melengkung yang sangat akurat ke pojok kiri atas gawang Lazio. Gol tersebut disambut riuh oleh para pendukung Inter yang hadir di Olimpico. Keunggulan 2-0 ini bertahan hingga turun minum, memberikan kenyamanan luar biasa bagi tim tamu untuk menatap babak kedua dalam lanjutan kompetisi Serie A tersebut.

Drama Kartu Merah dan Dominasi di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Lazio mencoba melakukan beberapa perubahan taktik untuk mengejar ketertinggalan. Namun, petaka justru kembali menimpa tim asuhan Marco Baroni tersebut pada menit ke-59. Kapten sekaligus bek tengah andalan mereka, Alessio Romagnoli, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah diganjar kartu merah langsung oleh wasit.

Pengusiran Romagnoli disebabkan oleh tekel tinggi yang dianggap berbahaya terhadap penyerang Inter, Bonny. Kehilangan satu pemain membuat misi Lazio untuk bangkit menjadi misi yang hampir mustahil. Meski demikian, Lazio sempat memberikan perlawanan lewat sepakan Isaksen setelah menerima umpan dari Noslin, namun kiper Inter, Josep Martinez, tampil sigap dengan menghalau bola tersebut.

Baca Juga Ketegangan di Kansas City: Tornado Mengancam Kamp Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026
Ketegangan di Kansas City: Tornado Mengancam Kamp Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026

Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Simone Inzaghi untuk melakukan rotasi pemain. Beberapa pilar utama seperti Bastoni dan Thuram ditarik keluar untuk memberikan menit bermain bagi pemain cadangan seperti Denzel Dumfries dan Davide Frattesi. Perubahan ini tetap menjaga ritme permainan Inter yang stabil dan terorganisir di semua lini.

Mkhitaryan Mengunci Kemenangan

Unggul jumlah pemain dan skor, Inter Milan semakin leluasa mendikte jalannya pertandingan. Puncaknya terjadi pada menit ke-76 ketika Henrikh Mkhitaryan mencetak gol ketiga bagi Nerazzurri. Proses gol ini bermula dari pergerakan apik Frattesi yang memberikan bola kepada Bonny. Dengan visi bermain yang tenang, Bonny menahan bola sejenak sebelum melepaskan operan presisi kepada Mkhitaryan.

Gelandang veteran asal Armenia itu tidak menyia-nyiakan peluang. Dengan sekali kontrol, ia melepaskan sepakan mendatar yang melesak mulus ke dalam gawang. Skor 3-0 semakin menenggelamkan Lazio di hadapan publiknya sendiri. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Inter pulang dengan tiga poin penuh, sementara Lazio harus tertunduk lesu di posisi kedelapan klasemen sementara.

Baca Juga Kevin De Bruyne: Misi Penebusan Sang Maestro di Piala Dunia 2026
Kevin De Bruyne: Misi Penebusan Sang Maestro di Piala Dunia 2026

Implikasi Klasemen dan Catatan Statistik

Hasil ini membuat Inter Milan kini mengoleksi total 85 poin di puncak klasemen, sebuah pencapaian yang luar biasa bagi sang peraih Scudetto ke-21 tersebut. Mereka menunjukkan konsistensi yang jarang dimiliki tim lain, tetap tampil kompetitif meski target utama sudah tercapai. Di sisi lain, Lazio masih tertahan di peringkat delapan dengan 51 poin, membuat peluang mereka untuk menembus zona Eropa semakin menipis.

Keberhasilan Inter musim ini tidak lepas dari kedalaman skuat yang mereka miliki. Nama-nama seperti Petar Sucic dan Bonny membuktikan bahwa mereka siap diandalkan kapan saja saat pemain utama diistirahatkan. Strategi transfer yang tepat dan kepemimpinan Inzaghi di pinggir lapangan telah menyulap Inter menjadi kekuatan yang sangat menakutkan tidak hanya di domestik, tapi juga di kancah internasional.

Susunan Pemain Kedua Tim

  • Lazio: Motta; Marusic, Gila, Romagnoli, Pellegrini, Basic, Rovella, Dele-Bashiru; Cancellieri, Noslin, Pedro (Dia 62′).
  • Inter Milan: J Martinez; Bisseck, Acerbi, Bastoni (Dumfries 63′); Diouf, Sucic (Mosconi 80′), Barella (Bonny 46′), Mkhitaryan, Carlos Augusto; Thuram (Frattesi 46′), Lautaro Martinez (Luis Henrique 63′).

Pertandingan ini juga mencatatkan beberapa fakta menarik, termasuk efektivitas konversi peluang Inter yang mencapai angka yang sangat tinggi. Dengan kompetisi yang menyisakan beberapa laga lagi, Inter Milan diprediksi akan terus mengincar rekor poin tertinggi sepanjang sejarah klub, sekaligus mempersiapkan diri untuk tantangan yang lebih besar di musim depan.

Baca Juga Indonesian Downhill 2026: Menakar Nyali di Lintasan Terjal dan Evolusi Balap Sepeda Gunung Nasional
Indonesian Downhill 2026: Menakar Nyali di Lintasan Terjal dan Evolusi Balap Sepeda Gunung Nasional

Bagi Lazio, kekalahan memalukan di kandang ini harus segera dievaluasi. Lini pertahanan yang rapuh dan kurangnya kreativitas di sektor tengah menjadi pekerjaan rumah besar bagi jajaran pelatih. Jika tidak segera berbenah, mereka terancam akan mengakhiri musim ini tanpa tiket kompetisi Eropa, sebuah kerugian besar bagi klub sebesar Lazio.

Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan minat besar pada taktik sepak bola dan otomotif. Menyajikan ulasan mendalam dari pinggir lapangan untuk pembaca Suara Sport.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *