Pesona Kustom Kultur di Kota Kembang: BBQ Ride 2026 Satukan Pencinta Motor, Mobil JDM, hingga Van Modifikasi
SuaraInfo — Kota Bandung kembali mengukuhkan posisinya sebagai kiblat kreativitas otomotif tanah air. Akhir pekan ini, atmosfer di kawasan Bandung Timur terasa berbeda dari biasanya. Deru mesin motor kustom, kilauan bodi mobil JDM yang ikonik, hingga deretan van modifikasi yang estetik tampak memadati kawasan Prabuwangi Park, Arcamanik. Gelaran tahunan yang sangat dinantikan, BBQ Ride 2026, resmi dibuka dan langsung menyedot perhatian ribuan pengunjung yang datang dari berbagai penjuru daerah.
Acara yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 13-14 Juni 2026 ini, bukan sekadar pameran otomotif biasa. Ini adalah perayaan gaya hidup yang memadukan elemen seni, musik, dan semangat kebersamaan dalam wadah kustom kultur. Melalui tangan dingin para penyelenggara, ajang ini bertransformasi menjadi sebuah ekosistem kreatif yang mempertemukan para inovator dan penikmat modifikasi motor maupun mobil dalam suasana yang santai namun penuh inspirasi.
Konsep Field and Fleet: Menghirup Udara Segar di Ruang Terbuka
Ada yang berbeda dengan penyelenggaraan BBQ Ride tahun ini. Jika tahun-tahun sebelumnya seringkali diadakan di area semi-indoor atau aspal yang padat, kali ini panitia mengusung tema besar bertajuk “Field and Fleet”. Konsep ini menawarkan pengalaman baru dengan memanfaatkan ruang terbuka hijau yang lebih luas. Pemilihan Prabuwangi Park sebagai lokasi utama terbukti memberikan suasana yang lebih segar, nyaman, dan ramah bagi keluarga yang ingin menikmati akhir pekan di tengah deretan kendaraan unik.
Chandra Perdana Murti, sosok di balik Pickers Store Bandung sekaligus penggagas utama acara ini, menjelaskan bahwa pergeseran konsep ini adalah upaya untuk menciptakan titik temu yang lebih organik. “Untuk acara BBQ Ride tahun ini, kami mencoba menghadirkan suasana di ruang terbuka sebagai simbol perjalanan bersama. Ini pertama kalinya kami benar-benar memaksimalkan konsep outdoor, sehingga pengunjung bisa bergerak lebih leluasa dan merasakan kedekatan dengan alam sambil menikmati karya-karya otomotif,” ungkap Chandra saat ditemui di lokasi acara.
Magnet Utama: Dari Eksotisme JDM hingga Kejayaan Mesin Dua Tak
Salah satu daya tarik yang paling mencuri perhatian pengunjung adalah area Good Old Fashioned JDM Beater. Bekerja sama dengan JDM Fest, area ini menjadi panggung bagi mobil-mobil beraliran Japanese Domestic Market (JDM) yang legendaris. Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana mobil JDM yang biasanya hanya terlihat di layar kaca atau majalah, kini hadir dengan sentuhan personal yang mencerminkan karakter pemiliknya. Mulai dari mobil sport klasik Jepang hingga sedan harian yang dimodifikasi dengan gaya period-correct, semuanya tertata apik di bawah langit Bandung.
Tak jauh dari sana, aroma oli samping yang khas menyeruak dari area Howlin Two Strokes. Ini adalah surga bagi para penggemar motor bermesin dua tak. Kebangkitan tren motor lawas seperti Yamaha RX-King, Vespa, hingga Ninja seri lama terlihat sangat masif di sini. Para kolektor dan modifikator saling bertukar cerita mengenai teknik restorasi hingga perburuan suku cadang orisinal yang semakin langka di pasaran.
Selain itu, pameran van (Van Exhibition) juga menjadi primadona baru. Tren kemping dan gaya hidup van life yang sedang naik daun di Indonesia tercermin dari beragamnya unit van yang dipamerkan. Ada van yang disulap menjadi rumah berjalan lengkap dengan perlengkapan tidur, hingga van yang difungsikan sebagai bengkel berjalan atau kedai kopi keliling. Inovasi-inovasi ini membuktikan bahwa modifikasi mobil di Indonesia telah berkembang jauh melampaui aspek estetika semata, namun juga menyentuh aspek fungsionalitas dan gaya hidup.
Inklusivitas dalam Dunia Kustom: Women On Wheels
BBQ Ride 2026 juga menunjukkan keberpihakannya pada inklusivitas melalui kehadiran area Women On Wheels. Area ini didedikasikan khusus sebagai wadah berkumpul bagi komunitas perempuan yang memiliki hobi di bidang otomotif. Hal ini mematahkan stigma bahwa dunia kustom kultur hanya didominasi oleh kaum pria. Para pengendara perempuan ini hadir dengan tunggangan yang tak kalah gahar, mulai dari motor kustom bergaya bobber hingga skuter klasik yang terawat sempurna.
Keberadaan komunitas ini memberikan warna tersendiri dalam festival. Mereka berbagi pengalaman tentang bagaimana memulai hobi otomotif, tips berkendara yang aman bagi perempuan, hingga diskusi mengenai industri kreatif yang bisa dikembangkan dari hobi tersebut. Hal ini sejalan dengan visi BBQ Ride untuk menjadi acara yang inklusif bagi siapa saja, tanpa memandang gender atau jenis kendaraan yang digunakan.
Gema Internasional di Tanah Parahyangan
Kualitas BBQ Ride sebagai salah satu perhelatan kustom kultur terbesar di Asia Tenggara semakin diakui dunia. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran sejumlah tamu internasional yang sengaja terbang ke Bandung untuk menyaksikan langsung kreativitas para builder Indonesia. Tercatat nama-nama besar seperti Satoshi dari Fonk Motorcycle Jepang dan Elliot Dapre dari Le Hangar 23 Amerika Serikat turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap karya-karya lokal.
Kehadiran partisipan dari Singapura, Taiwan, Malaysia, China, hingga Brunei Darussalam semakin mempertegas posisi Bandung dalam peta komunitas otomotif global. Interaksi antarnegara ini membuka peluang kolaborasi di masa depan, sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa kualitas builder tanah air mampu bersaing di level internasional. Banyak dari tamu mancanegara ini yang terkesan dengan keramahan warga lokal dan bagaimana budaya kustom bisa menyatu dengan kearifan lokal Bandung.
Harmoni Mesin dan Distorsi: Panggung Musik yang Memukau
Sebuah festival kustom kultur tidak akan lengkap tanpa kehadiran musik yang enerjik. BBQ Ride 2026 menyuguhkan line-up musisi lintas genre yang berhasil membakar semangat pengunjung. Di panggung utama, unit metal kebanggaan Bandung, Burgerkill, tampil menggelegar memberikan performa maksimal. Suasana semakin meriah saat legenda hip-hop IWA.K berkolaborasi dengan DJ Evilcuts membawakan lagu-lagu hits yang membuat penonton bernyanyi bersama.
Tidak hanya itu, penampilan dari Rocket Rockers, Sunbath, Laluna, hingga Mitosmistis turut melengkapi keceriaan di Prabuwangi Park. Perpaduan antara distorsi musik, pameran seni, dan deru mesin menciptakan simfoni yang unik, yang hanya bisa dirasakan di acara seperti BBQ Ride. Pengunjung juga bisa menikmati berbagai sajian kuliner di area food court, berburu pakaian vintage, hingga membeli perlengkapan berkendara dari berbagai brand lokal yang ikut membuka booth.
Melalui penyelenggaraan yang semakin matang, BBQ Ride 2026 sukses membuktikan bahwa industri kreatif berbasis hobi memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Acara ini bukan sekadar pameran, melainkan sebuah monumen perjalanan kebersamaan bagi setiap individu yang mencintai dunia kustom. Sampai bertemu di tahun depan dengan inovasi dan kejutan yang lebih besar lagi!