Piala Dunia 2026: Luis Diaz Berkilau, Kolombia Hancurkan Ambisi Debut Uzbekistan di Azteca

Aris Setiawan | SuaraInfo
18 Jun 2026, 11:27 WIB
Piala Dunia 2026: Luis Diaz Berkilau, Kolombia Hancurkan Ambisi Debut Uzbekistan di Azteca

SuaraInfo — Gebrakan awal yang manis berhasil diukir oleh skuad berjuluk Los Cafeteros dalam kampanye perdana mereka di panggung paling bergengsi sejagat raya. Menghadapi tim debutan yang penuh semangat, Uzbekistan, Kolombia sukses memetik poin penuh setelah menyudahi perlawanan sengit wakil Asia tersebut dengan skor meyakinkan 3-1.

Pertandingan pembuka Grup K Piala Dunia 2026 ini dipanggungkan di markas keramat, Stadion Azteca, Meksiko City, pada Kamis (18/6) pagi WIB. Di bawah langit Meksiko yang cerah, bintang Liverpool, Luis Diaz, menjelma menjadi pahlawan kemenangan dengan torehan satu gol dan satu assist yang krusial bagi tim asuhan Nestor Lorenzo.

Dominasi Tricolor di Tanah Legendaris

Sejak peluit pertama ditiupkan, timnas Kolombia langsung mengambil inisiatif serangan. Stadion Azteca yang sarat sejarah seolah memberikan energi tambahan bagi James Rodriguez dan kawan-kawan untuk terus menekan pertahanan Uzbekistan yang tampil sangat disiplin. Menit-menit awal pertandingan menjadi ajang unjuk gigi bagi sisi sayap Kolombia yang sangat aktif melakukan tusukan.

Peluang emas pertama lahir di menit ke-18 melalui kaki Jhon Arias. Namun, barisan pertahanan Uzbekistan yang dipimpin oleh sang kapten Eldor Shomurodov masih cukup tangguh untuk meredam serangan tersebut. Tak berselang lama, giliran James Rodriguez yang mencoba peruntungan melalui skema sepak pojok. Umpan terukurnya disambut oleh Luis Suarez, namun sayangnya bola masih melenceng tipis di sisi gawang yang dikawal Uktir Yusupof.

Baca Juga PSS Sleman Segel Tiket Super League: Dominasi Mutlak Laskar Sembada Usai Taklukkan PSIS Semarang 3-0
PSS Sleman Segel Tiket Super League: Dominasi Mutlak Laskar Sembada Usai Taklukkan PSIS Semarang 3-0

Uzbekistan sendiri, meski berstatus sebagai debutan di Piala Dunia 2026, tidak menunjukkan rasa minder. Mereka sempat membuat barisan depan Kolombia frustrasi selama 40 menit awal. Pertahanan berlapis dan transisi yang cepat dari bertahan ke menyerang sempat merepotkan lini tengah Kolombia yang dikomandoi oleh Jefferson Lerma.

Pecahnya Kebuntuan dan Gol Pembuka Munoz

Momen yang ditunggu-tunggu pendukung setia Kolombia akhirnya tiba di menit ke-41. Berawal dari visi bermain yang luar biasa, Luis Diaz melepaskan umpan lambung presisi ke area jantung pertahanan lawan. Daniel Munoz yang bergerak cerdik berhasil lolos dari jebakan offside dan menyambut bola dengan tenang. Dengan satu sontekan kaki kanan yang akurat, bola bersarang telak di pojok atas gawang Uzbekistan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Gol tersebut seolah menjadi peruntuh mental pertahanan Uzbekistan yang sebelumnya tampil sangat solid. Para pemain Uzbekistan dipaksa untuk lebih keluar menyerang di babak kedua, yang secara tidak langsung memberikan ruang terbuka bagi serangan balik cepat yang menjadi ciri khas Kolombia.

Baca Juga Drama Degradasi Cremonese: Jamie Vardy Siap Angkat Koper dan Incar Kepulangan Dramatis ke Inggris
Drama Degradasi Cremonese: Jamie Vardy Siap Angkat Koper dan Incar Kepulangan Dramatis ke Inggris

Sengatan Balasan Uzbekistan dan Respons Cepat Diaz

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah menjadi lebih terbuka. Uzbekistan yang tertinggal satu gol mulai menunjukkan taringnya. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-60. Berawal dari umpan silang melengkung dari sisi kiri, Eldor Shomurodov menyambutnya dengan tembakan voli keras. Meski sempat diblok oleh Camillo Vargas, bola rebound jatuh ke hadapan Abbosbek Fayzullaev. Tanpa ampun, Fayzullaev menyundul bola ke gawang yang kosong untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun, kegembiraan tim berjuluk White Wolves tersebut hanya bertahan sekejap. Lima menit kemudian, Luis Diaz menunjukkan kelasnya sebagai salah satu winger terbaik dunia. Berawal dari kesalahan pemain tengah Uzbekistan yang kehilangan bola, Kolombia melancarkan serangan balik kilat. Dalam situasi unggul jumlah pemain, Gustavo Puerta memberikan sodoran matang kepada Diaz. Dengan dingin, pemain bernomor punggung 7 itu melepaskan sepakan mendatar ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau Yusupof. Kolombia kembali unggul 2-1.

Jaminton Campaz Pengunci Kemenangan

Di sepuluh menit terakhir, Kolombia terus berupaya mengunci kemenangan mereka. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, termasuk peluang dari Jefferson Lerma yang sayangnya masih meleset dari sasaran. Uzbekistan sempat memberikan ancaman serius di masa injury time melalui tembakan jarak jauh Akmal Mozgovoy yang hanya tipis berada di atas mistar.

Baca Juga Misteri Absennya Jordi Amat dan Eliano Reijnders Terjawab: Strategi Proteksi John Herdman untuk Masa Depan Garuda
Misteri Absennya Jordi Amat dan Eliano Reijnders Terjawab: Strategi Proteksi John Herdman untuk Masa Depan Garuda

Drama pertandingan akhirnya ditutup oleh aksi pemain pengganti, Jaminton Campaz. Memanfaatkan kelelahan lini belakang Uzbekistan, Juan Camilo Hernandez melakukan aksi individu menawan di sisi kanan sebelum melepaskan umpan silang akurat. Campaz yang berdiri tanpa kawalan di dalam kotak penalti dengan mudah menanduk bola untuk memastikan kemenangan Kolombia menjadi 3-1 tepat sebelum laga usai.

Kemenangan ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Kolombia untuk menghadapi laga selanjutnya di Grup K. Sementara bagi Uzbekistan, meski kalah, penampilan berani mereka memberikan sinyal bahwa tim debutan ini tetap patut diwaspadai oleh lawan-lawan lainnya.

Daftar Susunan Pemain

  • UZBEKISTAN: Uktir Yusupof; Khusanov, Karimov, Abdullaev, Ashurmato (Urozov 77′); Nasrullaev (Sayfiev 46′), Shukurov, Mozgovoy; Fayzullaev (Amanov 77′), Urunov (Khamdamov 45′), Eldor Shomurodov.
  • KOLOMBIA: Camillo Vargas; Mojica, Jhon Lucumi, Sanchez, Daniel Munoz; Gustavo Puerta (Rios 80′), Jefferson Lerma, Jhon Arias; Luis Diaz, Luis Suarez (Juan Camilo Hernandez 80′), James Rodriguez (Jaminton Campaz 72′).

Hasil ini menempatkan Kolombia di posisi puncak klasemen sementara Grup K, sekaligus menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026 kali ini. SuaraInfo akan terus melaporkan perkembangan terbaru dari ajang sepak bola terbesar dunia ini langsung untuk Anda.

Baca Juga Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Manchester City: Ambisi The Citizens vs Misi Penyelamatan Musim The Blues
Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Manchester City: Ambisi The Citizens vs Misi Penyelamatan Musim The Blues
Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan minat besar pada taktik sepak bola dan otomotif. Menyajikan ulasan mendalam dari pinggir lapangan untuk pembaca Suara Sport.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *