Chery Stockman: Sang Penantang Baru Pikap PHEV yang Siap Mengaspal Akhir 2026

Citra Kirana | SuaraInfo
18 Jun 2026, 19:26 WIB
Chery Stockman: Sang Penantang Baru Pikap PHEV yang Siap Mengaspal Akhir 2026

SuaraInfo — Industri otomotif global tengah menyaksikan pergeseran paradigma yang luar biasa. Jika sebelumnya teknologi ramah lingkungan identik dengan mobil perkotaan yang mungil, kini napas elektrifikasi mulai merambah segmen kendaraan pekerja keras atau pikap. Chery, raksasa otomotif asal China yang kian agresif di panggung internasional, baru saja mengonfirmasi langkah strategisnya dengan memperkenalkan nama resmi untuk calon pikap plug-in hybrid (PHEV) mereka yang sangat dinantikan: Chery Stockman.

Nama ini bukan sekadar label komersial biasa. Di balik pemilihan identitas tersebut, tersimpan narasi tentang keterlibatan konsumen dan penghormatan terhadap sejarah otomotif di kawasan Oseania. Chery Stockman dijadwalkan akan memulai debut resminya di pasar Australia pada penghujung tahun 2026, membawa misi besar untuk menggoyang dominasi pemain lama di kelas pikap kabin ganda.

Proses Kelahiran Nama Melalui Aspirasi Publik

Langkah Chery dalam menentukan nama untuk proyek yang sebelumnya dikenal dengan kode internal KP31 ini tergolong unik dan inklusif. Alih-alih diputuskan secara sepihak di ruang rapat korporat, Chery memilih untuk menggelar kontes publik di Australia. Strategi ini terbukti sangat efektif dalam membangun engagement dengan calon konsumen potensial.

Baca Juga Jeritan Pengguna Mobil Diesel: Saat Isi Full Tank Tak Lagi Murah, Pajero dan Innova Kini ‘Makan’ Jutaan Rupiah
Jeritan Pengguna Mobil Diesel: Saat Isi Full Tank Tak Lagi Murah, Pajero dan Innova Kini ‘Makan’ Jutaan Rupiah

Tercatat lebih dari 20.000 usulan nama masuk ke meja panitia, mencerminkan antusiasme yang tinggi terhadap kehadiran pikap hybrid ini. Setelah melalui proses kurasi yang ketat, terpilihlah sembilan nama yang masuk ke dalam daftar pendek untuk kemudian dilakukan pemungutan suara ulang. Sekitar 12.000 orang berpartisipasi dalam fase final ini, di mana nama “Stockman” muncul sebagai pemenang mutlak dengan perolehan suara lebih dari 25 persen.

Menariknya, sosok di balik usulan nama tersebut adalah Steve Kodikara, seorang pria asal Victoria. Sebagai bentuk apresiasi, Steve tidak hanya akan melihat nama pilihannya terpampang di badan mobil, tetapi ia juga dijanjikan untuk menjadi pemilik unit pertama Chery Stockman yang dikirimkan ke Australia. Sebuah bentuk loyalitas merek yang dibangun bahkan sebelum produknya resmi dijual.

Nostalgia Nama Stockman di Tanah Kanguru

Bagi pengamat otomotif veteran, nama Stockman sebenarnya tidak asing lagi. Nama ini membawa hembusan nostalgia karena pernah digunakan oleh pabrikan lain di masa lalu. Pada akhir era 1970-an, Suzuki menggunakan nama Stockman untuk varian pikap dari model legendaris mereka, Suzuki LJ dan Sierra (yang kelak kita kenal sebagai Jimny). Kala itu, kendaraan tersebut dikenal sebagai “truk pertanian” yang tangguh dengan sistem penggerak empat roda yang andal.

Baca Juga Link Live Streaming MotoGP Ceko 2026: Ambisi Marc Marquez dan Drama Skorsing Bezzecchi di Sirkuit Brno
Link Live Streaming MotoGP Ceko 2026: Ambisi Marc Marquez dan Drama Skorsing Bezzecchi di Sirkuit Brno

Tak hanya Suzuki, pabrikan asal India, Mahindra, juga sempat menyematkan nama serupa pada pikap berbasis Willys Jeep yang dipasarkan di Australia pada awal 1990-an. Namun, sejarah mencatat bahwa tidak ada satu pun dari pabrikan tersebut yang mendaftarkan nama Stockman sebagai merek dagang resmi di Australia. Hal inilah yang memberikan celah bagi Chery untuk menggunakan nama tersebut secara legal dan bebas.

Menanggapi hal ini, pihak Suzuki Australia justru memberikan reaksi yang sangat elegan. Mereka tidak merasa keberatan dan justru melihat penggunaan nama Stockman oleh Chery sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan ketangguhan yang pernah dibangun Suzuki selama berpuluh-puluh tahun di segmen kendaraan komersial.

Desain Gagah dengan Konstruksi Tangguh

Berbicara mengenai spesifikasi, Chery Stockman dirancang untuk menjadi petarung sejati. Dengan panjang tubuh mencapai sekitar 5.450 mm, mobil ini menempatkan dirinya di kategori pikap kabin ganda berukuran sedang. Angka ini menempatkannya dalam persaingan langsung dengan raksasa seperti Ford Ranger PHEV dan Toyota Hilux.

Secara visual, Chery Stockman membawa estetika yang menggabungkan nuansa modern dan retro. Penggunaan lampu depan LED berbentuk bulat memberikan karakter yang ikonik, sementara fender yang dibuat berotot memberikan kesan lebar dan kokoh. Untuk menunjang fungsionalitas di medan berat, Chery menyematkan pelindung bodi berbahan plastik berkualitas tinggi di berbagai sisi untuk meminimalisir kerusakan akibat benturan kerikil atau ranting pohon.

Baca Juga Revolusi Manufaktur: Menilik Kecanggihan Pabrik ‘Pulau Cerdas’ Wuling di China yang Siap Diboyong ke Indonesia
Revolusi Manufaktur: Menilik Kecanggihan Pabrik ‘Pulau Cerdas’ Wuling di China yang Siap Diboyong ke Indonesia

Yang paling krusial, mobil ini tetap mempertahankan konstruksi ladder frame. Arsitektur ini adalah harga mati bagi sebuah pikap yang ingin diakui ketangguhannya, karena mampu memberikan fleksibilitas dan kekuatan struktural yang lebih baik saat digunakan untuk mengangkut beban berat atau melibas jalur off-road yang ekstrem.

Performa Mesin PHEV: Kombinasi Diesel dan Elektrik

Salah satu nilai jual utama dari Chery Stockman terletak pada dapur pacunya. Chery mengambil pendekatan yang cukup berani dengan menggabungkan mesin turbodiesel 2,5 liter dengan motor listrik melalui sistem plug-in hybrid. Kombinasi diesel-elektrik ini tergolong jarang di industri, namun sangat masuk akal untuk sebuah kendaraan beban.

Mesin diesel dikenal memiliki torsi melimpah sejak putaran bawah, yang sangat dibutuhkan untuk menarik beban (towing). Sementara itu, motor listrik memberikan dorongan instan serta efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik, terutama saat digunakan di area perkotaan. Tenaga dari dua jantung pacu ini disalurkan ke empat roda melalui sistem 4WD canggih yang dilengkapi dengan tiga differential lock, sebuah fitur premium yang menjamin kemampuan jelajah di medan yang sangat sulit sekalipun.

Baca Juga Awas Terjebak! Hindari Kesalahan Fatal Ini Agar Mobil Bekas Anda Cepat Laku dengan Harga Tinggi
Awas Terjebak! Hindari Kesalahan Fatal Ini Agar Mobil Bekas Anda Cepat Laku dengan Harga Tinggi

Meskipun data spesifik mengenai output tenaga dan torsi masih disimpan rapat, Chery telah mengonfirmasi kemampuan utilitas mobil ini. Stockman diklaim mampu mengangkut muatan (payload) hingga 1.000 kg dan memiliki kapasitas tarik (towing capacity) mencapai 3.500 kg. Angka-angka ini adalah standar emas yang harus dipenuhi jika ingin bersaing di kelas pikap profesional.

Ekspansi Varian dan Peta Persaingan

Chery tidak berhenti pada varian diesel saja. Strategi jangka panjang mereka mencakup peluncuran varian PHEV berbahan bakar bensin yang akan menyusul satu tahun setelah peluncuran perdana. Hal ini ditujukan untuk mengakomodasi konsumen yang mungkin lebih banyak beraktivitas di lingkungan urban namun tetap membutuhkan fleksibilitas sebuah pikap.

Di pasar global, Chery Stockman tidak akan melenggang sendirian. Ia sudah ditunggu oleh rival-rival kuat yang juga mengusung teknologi elektrifikasi. Salah satu pesaing terberatnya adalah BYD Shark 6 yang belakangan ini mencuri perhatian dengan performa motor listriknya yang buas. Selain itu, ada juga GWM Cannon Alpha yang menawarkan kemewahan di balik balutan ketangguhan pikap.

Baca Juga Strategi Jitu Menghadapi Kemacetan Long Weekend: Panduan Lengkap Menjaga Performa Mesin Agar Bebas Overheat
Strategi Jitu Menghadapi Kemacetan Long Weekend: Panduan Lengkap Menjaga Performa Mesin Agar Bebas Overheat

Kehadiran Chery Stockman menandai babak baru bagi Chery dalam membuktikan bahwa mereka bukan lagi sekadar produsen mobil penumpang perkotaan. Dengan memadukan teknologi PHEV yang efisien, desain yang berkarakter, serta kemampuan fungsional yang mumpuni, Stockman siap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan kendaraan pekerja yang tetap peduli pada keberlanjutan lingkungan. Kita tunggu saja bagaimana aksi nyata sang “Stockman” saat menyentuh aspal dan tanah di akhir 2026 mendatang.

Citra Kirana

Citra Kirana

Pengamat tren otomotif dan mobilitas. Fokus pada review kendaraan terbaru dan tips perawatan praktis bagi pengendara urban di Suara Oto.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *