Haaland Menggila di East Rutherford: Norwegia Kandaskan Senegal dan Melaju ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Aris Setiawan | SuaraInfo
23 Jun 2026, 09:25 WIB
Haaland Menggila di East Rutherford: Norwegia Kandaskan Senegal dan Melaju ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

SuaraInfo — Stadion New York New Jersey di East Rutherford menjadi saksi bisu sejarah baru bagi sepak bola Skandinavia. Tim Nasional Norwegia akhirnya memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan perlawanan sengit wakil Afrika, Senegal, dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin biasa, melainkan sebuah pernyataan kembalinya sang raksasa utara ke panggung elit dunia.

Keberhasilan skuad berjuluk The Vikings ini mengakhiri penantian panjang mereka selama hampir tiga dekade. Sejarah mencatat, terakhir kali Norwegia merasakan atmosfer fase gugur turnamen paling bergengsi sejagat ini adalah pada edisi 1998 silam. Kini, di bawah komando kapten Martin Odegaard dan ketajaman Erling Haaland, mereka kembali membuktikan bahwa Norwegia layak diperhitungkan dalam peta persaingan sepak bola internasional.

Dominasi Awal dan Gol Pembuka Marcus Pedersen

Peluit babak pertama baru saja ditiup, namun Norwegia langsung menunjukkan intensitas tinggi. Baru memasuki menit ke-2, Antonio Musa sudah menebar ancaman melalui tendangan spekulasi jarak jauh yang masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Senegal. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, memaksa lini pertahanan Senegal yang dipimpin Kalidou Koulibaly harus bekerja ekstra keras.

Baca Juga Magis Musik Mikel Arteta: Kisah di Balik ‘North London Forever’ yang Membawa Arsenal Kembali ke Takhta Juara
Magis Musik Mikel Arteta: Kisah di Balik ‘North London Forever’ yang Membawa Arsenal Kembali ke Takhta Juara

Kiper veteran Senegal, Edouard Mendy, sempat menjadi pahlawan di menit-menit awal saat berhasil mementahkan tandukan keras Kristoffer Ajer. Kreativitas lini tengah Norwegia yang dimotori oleh Martin Odegaard berkali-kali menciptakan celah di pertahanan lawan. Namun, hingga menit ke-40, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor kacamata tetap bertahan.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-43. Berawal dari kesalahan antisipasi Koulibaly saat mencoba menyapu umpan silang, bola justru jatuh ke kaki Marcus Pedersen yang berdiri bebas. Tanpa ampun, Pedersen melepaskan tembakan keras yang gagal diamankan dengan sempurna oleh Mendy. Gol tersebut membawa Norwegia unggul 1-0 hingga turun minum, sekaligus memberikan tekanan psikologis besar bagi pasukan Lions of Teranga.

Panggung Sang Predator: Brace Erling Haaland

Memasuki babak kedua, Norwegia tidak mengendurkan serangan. Mereka menyadari bahwa satu gol bukanlah jaminan aman melawan tim sekelas Senegal. Hanya butuh tiga menit setelah babak kedua dimulai, Erling Haaland menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik dunia saat ini.

Baca Juga Menakar Peran Vital Declan Rice: Resmi Menjadi Wakil Kapten Tiga Singa di Piala Dunia 2026
Menakar Peran Vital Declan Rice: Resmi Menjadi Wakil Kapten Tiga Singa di Piala Dunia 2026

Melalui skema serangan balik cepat yang sangat terorganisir, Odegaard mengirimkan umpan terobosan membelah lautan pertahanan Senegal. Haaland yang memiliki kecepatan luar biasa berhasil mengejar bola dan melepaskan tembakan mendatar yang bersarang telak di pojok gawang. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim asuhan Stale Solbakken.

Senegal sempat memberikan respon cepat pada menit ke-53. Melalui kerjasama apik antara Sadio Mane dan Ismaila Sarr, wakil Afrika tersebut berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Mane yang jeli melihat pergerakan Sarr memberikan umpan kunci yang diselesaikan dengan sontekan jarak dekat, memberikan harapan baru bagi pendukung Senegal yang memadati stadion.

Namun, harapan itu seolah dipadamkan kembali oleh Haaland lima menit berselang. Pada menit ke-58, memanfaatkan assist matang dari Patrick Berg, Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor. Sontekan mautnya sempat membentur tiang gawang sebelum akhirnya masuk ke dalam jaring. Gol ini menjadi brace bagi sang predator dan memperlebar jarak menjadi 3-1.

Ketegangan di Menit Akhir dan Kepastian Lolos

Tertinggal dua gol tidak membuat Senegal menyerah begitu saja. Pelatih Senegal melakukan beberapa pergantian taktis untuk meningkatkan daya serang. Pertandingan menjadi semakin fisik dan penuh drama di sisa waktu normal. Norwegia lebih memilih untuk bermain defensif dan mengandalkan serangan balik, sementara Senegal terus mengurung pertahanan lawan.

Baca Juga Lamine Yamal Mengukir Sejarah: Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik LaLiga 2025/26 di Usia Belia
Lamine Yamal Mengukir Sejarah: Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik LaLiga 2025/26 di Usia Belia

Drama memuncak saat memasuki masa injury time. Ismaila Sarr kembali mencetak gol pada menit ke-90+3 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Orjan Nyland yang berawal dari umpan Nicolas Jackson. Skor 3-2 membuat suasana stadion semakin mencekam. Senegal mengerahkan seluruh pemainnya, termasuk kiper pengganti Mory Diaw yang ikut maju saat situasi sepak pojok terakhir.

Beruntung bagi Norwegia, koordinasi pertahanan mereka yang digalang oleh Kristoffer Ajer tetap solid hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Dengan hasil ini, Norwegia kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan pertama mereka di Grup I.

Peta Persaingan Grup I dan Langkah Selanjutnya

Kemenangan dramatis ini menempatkan Norwegia di posisi kedua klasemen sementara Grup I, hanya kalah selisih gol dari raksasa Eropa, Prancis, yang juga mengoleksi poin sempurna. Kedua tim dijadwalkan akan bertemu di laga pamungkas grup untuk memperebutkan status juara grup, yang tentunya akan sangat krusial dalam menentukan lawan di babak selanjutnya.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Senegal. Berada di posisi ketiga dengan nol poin, peluang mereka untuk lolos kini sangat tipis. Sadio Mane dan kawan-kawan wajib memenangkan laga terakhir melawan Irak dengan skor telak sembari berharap hasil dari grup lain memihak mereka melalui jalur peringkat tiga terbaik.

Baca Juga Misi Mustahil di Wembley: Mampukah Chelsea Menghapus Kutukan 13 Laga dan Menumbangkan Dominasi Manchester City di Final Piala FA?
Misi Mustahil di Wembley: Mampukah Chelsea Menghapus Kutukan 13 Laga dan Menumbangkan Dominasi Manchester City di Final Piala FA?

Performa luar biasa Timnas Norwegia di Piala Dunia kali ini seolah menjadi pesan bahwa generasi emas mereka telah matang. Kombinasi pemain berpengalaman dan bintang-bintang muda berbakat membuat mereka kini menjadi salah satu tim dark horse yang paling ditakuti di turnamen ini. Bagi para pecinta sepak bola, aksi Haaland dan kolega tentu akan menjadi salah satu tontonan yang paling dinantikan di babak gugur nanti.

Susunan Pemain Resmi

Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland; David Moller Wolfe, Torbjorn Heggem (Leo Ostigard 84′), Kristoffer Ajer, Julian Ryerson (Marcus Pedersen 13′); Fredrik Aursnes (Patrick Berg 46′), Sander Berge, Martin Odegaard; Antonio Nusa (Andreas Schjelderup 71′), Erling Haaland, Alexander Sorloth (Oscar Bobb 84′).

Senegal (4-2-3-1): Edouard Mendy (Mory Diaw 63′); Krepin Diatta, Kalidou Koulibaly (Pape Matar Sarr 72′), Moussa Niakhate, El Hadji Malik Diouf (Ismail Jakobs 54′); Idrissa Gueye, Pape Gueye (Ibrahim Mbaye 54′); Ismaila Sarr, Lamine Camara (Pathe Ciss 63′), Sadio Mane; Nicolas Jackson.

Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan minat besar pada taktik sepak bola dan otomotif. Menyajikan ulasan mendalam dari pinggir lapangan untuk pembaca Suara Sport.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *