Gelombang Wisatawan Taiwan Guncang Ekonomi Korea Selatan: Mengapa Mereka Kini Jadi ‘Anak Emas’ Industri Ritel?

Dimas Pratama | SuaraInfo
18 Mei 2026, 15:26 WIB
Gelombang Wisatawan Taiwan Guncang Ekonomi Korea Selatan: Mengapa Mereka Kini Jadi 'Anak Emas' Industri Ritel?

SuaraInfo — Denyut nadi jalanan Seoul kini tak lagi hanya didominasi oleh hiruk-pikuk warga lokal. Jika Anda melangkah ke kawasan Myeong-dong atau pusat perbelanjaan mewah di Gangnam, ada harmoni aksen Mandarin yang berbeda dari biasanya. Bukan lagi arus besar dari daratan Tiongkok yang selama ini menjadi tulang punggung pariwisata Negeri Ginseng, melainkan gelombang besar wisatawan asal Taiwan yang kini bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru yang sangat diperhitungkan.

Fenomena ini bukan sekadar kebetulan musiman. Industri ritel Korea Selatan sedang menyaksikan pergeseran paradigma yang signifikan. Ketika ketergantungan terhadap pasar Tiongkok mulai melonggar akibat berbagai dinamika geopolitik, para pelaku usaha di Korea Selatan justru menemukan tambang emas baru pada diri pelancong Taiwan. Mereka bukan sekadar datang untuk berfoto di depan Istana Gyeongbokgung, melainkan datang dengan niat belanja yang sangat tinggi serta kecintaan mendalam terhadap budaya populer Korea.

Lotte dan Shinsegae: Menangguk Untung dari Antusiasme Taiwan

Laporan terbaru dari raksasa ritel Korea menunjukkan angka-angka yang fantastis. Lotte Department Store, salah satu pemain utama di industri ini, mencatatkan statistik yang mencengangkan di gerai utamanya di Busan. Pada kuartal pertama tahun ini, kontribusi wisatawan Taiwan mencapai 45% dari total penjualan asing. Angka ini melonjak tajam sekitar 35% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Ini menandakan bahwa Busan, yang dikenal dengan keindahan pantainya, telah menjadi destinasi favorit bagi warga Taiwan selain Seoul.

Baca Juga Kemewahan Bintang Lima Kini Lebih Dekat: Trans Luxury Hotel Surabaya Resmi Beroperasi dengan Penawaran Eksklusif
Kemewahan Bintang Lima Kini Lebih Dekat: Trans Luxury Hotel Surabaya Resmi Beroperasi dengan Penawaran Eksklusif

Tak mau kalah, Shinsegae Department Store juga melaporkan tren serupa yang lebih eksponensial. Penjualan barang mewah kepada wisatawan asal Taiwan meledak hingga 16 kali lipat. Fenomena ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat Taiwan berada di level yang sangat premium. Mereka tidak lagi mencari barang murah, melainkan memburu koleksi desainer internasional dan lokal Korea yang sering terlihat di drama-drama populer. Perwakilan Lotte menyebutkan bahwa pelanggan Taiwan termasuk kelompok yang paling responsif dan menunjukkan minat belanja yang konsisten tinggi, seringkali menghabiskan waktu lebih lama di dalam gerai dibandingkan wisatawan negara lain.

Statistik yang Berbicara: Lonjakan Kunjungan Tanpa Henti

Data yang dirilis oleh Korea Tourism Organization (KTO) memperkuat narasi kenaikan ini. Sepanjang tahun lalu, tercatat sekitar 1,89 juta wisatawan Taiwan yang berkunjung ke Korea Selatan, menandai kenaikan sebesar 28%. Namun, kejutan sebenarnya terjadi pada kuartal pertama tahun ini, di mana jumlah kunjungan menyentuh angka 540 ribu jiwa atau tumbuh sebesar 37,7%. Angka pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan negara sumber wisatawan utama lainnya.

Baca Juga Menjelajahi Hutan Kota Babakan Siliwangi: Paru-paru Hijau Bandung dengan Forest Walk Terpanjang di Asia Tenggara
Menjelajahi Hutan Kota Babakan Siliwangi: Paru-paru Hijau Bandung dengan Forest Walk Terpanjang di Asia Tenggara

Mengapa Korea Selatan menjadi begitu menarik bagi warga Taiwan saat ini? Analisis dari para ahli akademisi memberikan perspektif menarik. Profesor Kim Nam-jo dari Universitas Hanyang menjelaskan bahwa faktor ekonomi global turut bermain peran. Kenaikan harga minyak dunia telah membuat biaya penerbangan jarak jauh ke Eropa atau Amerika Serikat melambung tinggi. Alhasil, Taiwan yang secara geografis relatif dekat dengan Korea Selatan menjadi pilihan logis bagi mereka yang ingin menikmati liburan luar negeri berkualitas dengan biaya transportasi yang tetap masuk akal.

Daya Tarik K-Culture dan Gaya Hidup Urban

Selain faktor ekonomi, magnet utama tetaplah konten K-Culture yang masif. Wisatawan muda Taiwan sangat terobsesi dengan gaya hidup yang ditampilkan dalam drama, film, dan musik K-Pop. Profesor Jeong Ran-soo menilai bahwa preferensi wisata warga Taiwan telah bergeser dari sekadar melihat pemandangan alam menuju pengalaman urban yang autentik. Belanja di mal besar dan department store yang estetik bukan lagi sekadar kegiatan sampingan, melainkan tujuan utama perjalanan itu sendiri.

Baca Juga Strategi Liburan Musim Kemarau: 4 Jenis Destinasi Wisata Alam Terbaik untuk Menikmati Langit Cerah
Strategi Liburan Musim Kemarau: 4 Jenis Destinasi Wisata Alam Terbaik untuk Menikmati Langit Cerah

Para peritel di Korea pun sangat cerdas dalam merespons tren ini. Mereka menyadari bahwa kenyamanan dalam bertransaksi adalah kunci utama. Oleh karena itu, berbagai gerai ritel mulai dari departemen store kelas atas hingga toko kelontong seperti EMart24 dan 7-Eleven kini telah mengintegrasikan layanan pembayaran Line Pay. Perlu diketahui, Line Pay adalah metode pembayaran digital yang paling populer di Taiwan. Dengan menyediakan fasilitas ini, hambatan transaksi pun hilang, membuat para pelancong semakin nyaman untuk terus membelanjakan uang mereka.

Strategi Jemput Bola Melalui Pop-Up Store

Langkah strategis juga diambil oleh Hyundai Department Store Group. Mereka tidak hanya menunggu wisatawan datang ke Seoul, tetapi juga melakukan strategi “jemput bola” dengan menggelar berbagai pop-up store bertema merek-merek Korea (K-brand) langsung di Taiwan. Inisiatif ini terbukti sangat sukses dalam membangun rasa ingin tahu dan loyalitas konsumen terhadap produk-produk Korea sebelum mereka benar-benar menginjakkan kaki di Seoul.

Direktur Hyundai Department Store, Yang Myeong-seong, menyatakan bahwa wisatawan Taiwan kini telah mengukuhkan posisi mereka sebagai pengunjung asing terbesar kedua di The Hyundai Seoul, hanya kalah dari wisatawan China. The Hyundai Seoul sendiri saat ini dikenal sebagai kiblat belanja modern yang sangat digandrungi generasi milenial dan Gen Z. “Wisatawan Taiwan sangat peka terhadap tren. Itulah mengapa kami terus menghadirkan pengalaman K-beauty dan konten-konten eksklusif lainnya di gerai-gerai kami yang memiliki trafik wisatawan asing tinggi,” ungkap Yang.

Baca Juga Polemik Ritual Injak Kepala Kerbau Jokowi di Lampung: Antara Tradisi Sakral dan Ketidaktahuan yang Dipertanyakan
Polemik Ritual Injak Kepala Kerbau Jokowi di Lampung: Antara Tradisi Sakral dan Ketidaktahuan yang Dipertanyakan

Masa Depan Pariwisata Korea yang Lebih Inklusif

Kehadiran wisatawan Taiwan yang masif ini membawa angin segar bagi diversifikasi pasar pariwisata Korea Selatan. Selama bertahun-tahun, Korea sangat bergantung pada kelompok tur dari China yang seringkali rentan terhadap perubahan kebijakan politik antarnegara. Dengan masuknya Taiwan sebagai pilar utama ekonomi pariwisata, stabilitas industri ritel di Korea menjadi lebih terjaga.

Pemerintah kota Seoul pun terus berbenah. Rencana untuk memperluas jangkauan Wi-Fi gratis di berbagai titik wisata populer menjadi salah satu bukti bahwa Korea Selatan ingin memastikan setiap wisatawan, termasuk dari Taiwan, mendapatkan pengalaman digital yang mulus selama mengeksplorasi kota. Ke depannya, kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam memanjakan wisatawan Taiwan diprediksi akan semakin intensif, menjadikan Korea Selatan sebagai destinasi wisata belanja nomor satu di kawasan Asia Timur.

Bagi para pelancong asal Taiwan, Korea Selatan bukan sekadar tempat liburan; ini adalah tempat di mana mereka bisa merasakan langsung gaya hidup yang selama ini hanya mereka lihat di layar kaca. Dan bagi Korea Selatan, wisatawan Taiwan adalah mitra ekonomi yang manis, yang membawa semangat baru di tengah persaingan ritel global yang semakin ketat.

Baca Juga Strategi Jalur Langit ARMY Taiwan: Berburu Tiket Konser BTS Melalui Ritual Doa di Kuil Suci
Strategi Jalur Langit ARMY Taiwan: Berburu Tiket Konser BTS Melalui Ritual Doa di Kuil Suci
Dimas Pratama

Dimas Pratama

Penjelajah dunia yang gemar membagikan cerita perjalanan unik dan panduan budget travel. Menginspirasi petualangan Anda melalui Info Travel.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *