Juventus Terpeleset di Allianz Stadium: Gol Indah Vlahovic Selamatkan Wajah Bianconeri dari Kejutan Verona

Aris Setiawan | SuaraInfo
04 Mei 2026, 01:28 WIB
Juventus Terpeleset di Allianz Stadium: Gol Indah Vlahovic Selamatkan Wajah Bianconeri dari Kejutan Verona

SuaraInfo — Juventus harus menerima kenyataan pahit saat ambisi mereka untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions terganjal oleh perlawanan sengit Hellas Verona. Dalam laga pekan ke-35 Serie A yang berlangsung di Allianz Stadium, Turin, pada Minggu (3/5/2026) malam WIB, Si Nyonya Tua dipaksa berbagi angka 1-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama.

Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Massimiliano Allegri yang sebelumnya dijagokan bakal menang mudah. Pasalnya, Verona merupakan tim yang tengah berjuang di papan bawah dan secara matematis sudah tidak lagi memiliki beban berat. Namun, sepak bola selalu menyajikan drama tak terduga, di mana efektivitas serangan seringkali mengalahkan dominasi penguasaan bola yang masif.

Dominasi Tanpa Hasil di Awal Laga

Bermain di hadapan publik sendiri, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Aliran bola dari lini tengah yang dikomandoi Manuel Locatelli tampak cair, berusaha membongkar pertahanan berlapis yang diterapkan oleh tim tamu. Peluang emas pertama hadir pada menit ke-16 melalui aksi individu Francisco Conceicao. Pemain muda berbakat ini melepaskan tembakan melengkung yang tajam, namun kiper Verona, Lorenzo Montipo, menunjukkan refleks luar biasa untuk menepis bola.

Baca Juga Misi Mustahil atau Keajaiban Houston? Rekor Tak Terkalahkan Jepang Siap Hadapi Tarian Samba Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026
Misi Mustahil atau Keajaiban Houston? Rekor Tak Terkalahkan Jepang Siap Hadapi Tarian Samba Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026

Tekanan bertubi-tubi terus dilancarkan Bianconeri. Sepuluh menit setelah peluang Conceicao, tribun Allianz Stadium nyaris bergemuruh. Berawal dari umpan silang presisi Pierre Kalulu dari sisi kanan, Gleison Bremer melompat paling tinggi untuk menyambut bola dengan sundulan keras. Naas bagi Juventus, bola hanya membentur mistar gawang dan kembali ke lapangan pertandingan, meninggalkan rasa frustrasi di wajah para pemain tuan rumah.

Blunder Lini Belakang dan Gol Kejutan Kieron Bowie

Keasyikan menyerang justru membuat lini pertahanan Juventus kehilangan konsentrasi. Pada menit ke-34, sebuah kesalahan fatal terjadi di area pertahanan sendiri. Bremer, yang biasanya tampil kokoh, melakukan operan yang tidak akurat di dalam kotak penalti. Bola tersebut berhasil dipotong dengan cerdik oleh Domagoj Bradaric yang kemudian menyodorkan umpan pendek kepada Kieron Bowie.

Tanpa pengawalan yang ketat, Bowie dengan tenang menaklukkan Michele Di Gregorio lewat tembakan mendatar yang mengarah ke tiang dekat. Gol tersebut seketika membungkam pendukung tuan rumah dan memberikan kepercayaan diri luar biasa bagi para pemain Verona. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan, memaksa Juventus masuk ke ruang ganti dengan tumpukan evaluasi.

Baca Juga Kegagalan di Boston: Mengapa Era Julian Nagelsmann di Timnas Jerman Dianggap Telah Usai
Kegagalan di Boston: Mengapa Era Julian Nagelsmann di Timnas Jerman Dianggap Telah Usai

Magis Dusan Vlahovic dari Skema Bola Mati

Menyadari kebuntuan di lini depan, Juventus melakukan perubahan strategi di awal babak kedua. Dusan Vlahovic dimasukkan untuk menggantikan Khephren Thuram guna menambah daya dobrak. Keputusan ini terbukti jitu. Kehadiran striker asal Serbia itu memberikan dimensi baru dalam skema serangan Liga Italia yang diperagakan Juventus.

Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba pada menit ke-62. Juventus mendapatkan hadiah tendangan bebas di posisi yang cukup ideal. Vlahovic yang maju sebagai eksekutor melepaskan tembakan melengkung yang sangat akurat. Bola melewati pagar betis dan bersarang telak di pojok gawang tanpa mampu dijangkau oleh Montipo. Gol ini mengubah kedudukan menjadi 1-1 dan membangkitkan gairah juang seluruh skuat Bianconeri untuk mencari gol kemenangan.

Lorenzo Montipo: Tembok Kokoh di Bawah Mistar

Setelah kedudukan seimbang, jalannya pertandingan praktis menjadi milik Juventus. Gelombang serangan mengalir deras dari sektor sayap yang dihuni oleh Conceicao dan Kenan Yildiz. Namun, mereka harus berhadapan dengan performa heroik Lorenzo Montipo. Kiper Verona tersebut tercatat melakukan setidaknya tiga penyelamatan krusial di sisa waktu pertandingan.

Baca Juga Makassar Siap Mengguncang Dunia: Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027
Makassar Siap Mengguncang Dunia: Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027

Salah satu momen terbaik Montipo adalah saat ia menepis sundulan jarak dekat Conceicao yang sudah mengarah ke pojok atas gawang. Tak lama kemudian, ia kembali memblok tendangan keras dari pemain yang sama. Pertahanan Verona yang dikomandoi oleh Victor Nelsson juga tampil sangat disiplin dalam menghalau setiap umpan silang yang masuk ke area 16 pas.

Drama Injury Time dan Tiang Gawang

Memasuki masa injury time, tensi pertandingan mencapai puncaknya. Juventus hampir saja mengunci kemenangan dramatis ketika pemain pengganti, Edon Zhegrova, mendapatkan ruang tembak di depan kotak penalti. Ia melepaskan tembakan mendatar yang cukup keras, namun dewi fortuna belum berpihak pada tuan rumah. Bola membentur tiang gawang dan memantul keluar, menandai akhir dari perjuangan keras Juventus di laga ini.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor imbang 1-1 tetap tidak berubah. Statistik menunjukkan Juventus menguasai lebih dari 65% penguasaan bola, namun kegagalan dalam penyelesaian akhir menjadi catatan merah yang harus segera dibenahi.

Implikasi Klasemen dan Perjuangan Empat Besar

Tambahan satu poin ini membuat Juventus masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 65 poin dari 35 laga. Posisi mereka masih belum sepenuhnya aman dari kejaran tim-tim di bawahnya dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. Ketatnya persaingan di papan atas menuntut konsistensi tinggi yang sayangnya gagal ditunjukkan dalam laga kontra Verona kali ini.

Baca Juga Misi Kebangkitan Anthony Ginting: Membidik Top 20 Dunia dan Menata Mental di Tengah Ketatnya Persaingan
Misi Kebangkitan Anthony Ginting: Membidik Top 20 Dunia dan Menata Mental di Tengah Ketatnya Persaingan

Di sisi lain, bagi Hellas Verona, hasil imbang ini merupakan pencapaian membanggakan meski mereka sudah dipastikan menghadapi tantangan berat di musim depan. Semangat juang yang mereka tunjukkan di Allianz Stadium membuktikan bahwa di kompetisi seketat Serie A, tidak ada tim yang boleh dipandang sebelah mata.

Susunan Pemain:

  • Juventus (3-4-2-1): Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly (Koopmeiners 80′); McKennie, Locatelli, Thuram (Vlahovic 46′), Cambiaso (Boga 75′); Conceicao (Zhegrova 80′), Yildiz; David (Miretti 69′).
  • Verona (4-2-3-1): Montipo; Nelsson, Edmundsson, Frese; Belghali, Akpa Akpro, Gagliardini, Bernede (Harroui 81′), Bradaric (Slotsager 71′); Suslov (Lovric 71′); Bowie.

Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan minat besar pada taktik sepak bola dan otomotif. Menyajikan ulasan mendalam dari pinggir lapangan untuk pembaca Suara Sport.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *