Terobosan Citroen e-C3X: Mobil Listrik Eropa Harga Rp 120 Jutaan yang Mengguncang Pasar

Citra Kirana | SuaraInfo
19 Jun 2026, 01:26 WIB
Terobosan Citroen e-C3X: Mobil Listrik Eropa Harga Rp 120 Jutaan yang Mengguncang Pasar

SuaraInfo — Gebrakan baru datang dari industri otomotif global, di mana persepsi bahwa kendaraan bertenaga setrum asal Benua Biru selalu dibanderol dengan harga selangit kini mulai terpatahkan. Citroen, pabrikan ikonik asal Prancis, secara resmi memperkenalkan lini terbaru mereka, Citroen e-C3X, sebuah kendaraan listrik (EV) bergaya crossover yang ditawarkan dengan harga yang sangat kompetitif, yakni di kisaran Rp 120 hingga Rp 130 jutaan.

Kehadiran unit ini tentu menjadi angin segar bagi para antusias mobil listrik yang mendambakan kualitas rancang bangun Eropa namun tetap ramah di kantong. Meskipun saat ini peluncuran resminya baru difokuskan untuk pasar India, strategi harga dan teknologi yang diusung oleh Citroen ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam kompetisi kendaraan ramah lingkungan secara global.

Strategi Harga Revolusioner Melalui Skema BaaS

Salah satu alasan utama mengapa Citroen e-C3X dapat dipasarkan dengan harga yang begitu terjangkau adalah penerapan skema penjualan inovatif yang disebut Battery-as-a-Service (BaaS). Melalui program ini, konsumen tidak perlu membeli unit baterai secara utuh saat pertama kali meminang mobil tersebut. Hal ini secara otomatis memangkas biaya perolehan awal secara signifikan.

Baca Juga Tragedi Berulang di Aspal Panas: Menguliti Bobroknya Sistem Keselamatan Transportasi Indonesia
Tragedi Berulang di Aspal Panas: Menguliti Bobroknya Sistem Keselamatan Transportasi Indonesia

Di pasar India, Citroen e-C3X dibanderol mulai dari 6,89 lakh rupee atau setara dengan Rp 130 jutaan jika dikonversi ke mata uang kita. Sebagai perbandingan, jika konsumen memilih untuk membeli unit secara konvensional (termasuk baterai), harganya berada di angka 10,25 lakh rupee atau sekitar Rp 194 jutaan. Selisih harga yang mencapai hampir Rp 60 juta ini tentu menjadi daya tarik luar biasa bagi konsumen kelas menengah.

Lalu, bagaimana dengan operasional baterainya? Pelanggan yang mengambil skema BaaS akan dikenakan biaya berlangganan baterai berdasarkan jarak tempuh yang mereka gunakan. Tarifnya tergolong sangat ekonomis, yakni hanya sekitar 2,26 rupee atau kurang lebih Rp 425 per kilometer. Model bisnis ini memungkinkan kepemilikan kendaraan listrik menjadi lebih inklusif dan tidak lagi dianggap sebagai barang mewah yang tak terjangkau.

Desain Crossover yang Tangguh dan Modern

Meskipun menyandang status sebagai mobil listrik murah, Citroen tidak mengorbankan aspek estetika dan fungsionalitas pada e-C3X. Mobil ini mengusung bahasa desain crossover kompak yang terlihat modern sekaligus tangguh. Wajah depannya dihiasi oleh lampu utama LED yang terintegrasi dengan Daytime Running Lights (DRL) terpisah, menciptakan karakter visual yang tajam dan futuristik.

Baca Juga Era Baru Berkendara: Mengenal SIM Digital dan Transmisi Barcode yang Praktis
Era Baru Berkendara: Mengenal SIM Digital dan Transmisi Barcode yang Praktis

Bergeser ke bagian samping, terlihat penggunaan velg alloy berukuran 15 inci dengan desain diamond cut yang memberikan kesan premium. Salah satu keunggulan yang sangat relevan untuk kondisi jalanan di Asia adalah ground clearance setinggi 170 mm. Angka ini memberikan rasa percaya diri lebih bagi pengemudi saat harus melewati jalanan yang tidak rata atau genangan air tipis.

Selain itu, kepraktisan berkendara juga diperhatikan dengan hadirnya spion elektrik yang dapat melipat secara otomatis serta radius putar yang cukup kecil, yakni hanya 4,98 meter. Hal ini menjadikan Citroen e-C3X sebagai pilihan ideal untuk bermanuver di tengah kemacetan kota yang padat.

Interior Canggih dengan Sentuhan ‘Electric Blue’

Masuk ke dalam kabin, nuansa otomotif masa depan sangat terasa. Citroen memberikan sentuhan unik melalui tema warna Electric Blue pada bagian dashboard yang memberikan kesan segar dan berbeda dari interior mobil konvensional. Fokus utama di area dashboard adalah layar sentuh infotainment berukuran 10,25 inci yang sudah mendukung konektivitas nirkabel untuk Apple CarPlay dan Android Auto.

Baca Juga Chery Stockman: Sang Penantang Baru Pikap PHEV yang Siap Mengaspal Akhir 2026
Chery Stockman: Sang Penantang Baru Pikap PHEV yang Siap Mengaspal Akhir 2026

Bagi pengemudi, tersedia panel instrumen digital TFT 7 inci yang menyajikan informasi krusial mengenai status kendaraan listrik, mulai dari sisa daya baterai hingga estimasi jarak tempuh. Fitur-fitur modern lainnya juga turut disematkan untuk menunjang kenyamanan penumpang, seperti:

  • Wireless charger untuk pengisian daya ponsel tanpa kabel.
  • Spion tengah dengan fitur auto-dimming guna mengurangi silau saat malam hari.
  • Teknologi Connected Car 2.0 yang menawarkan lebih dari 40 fungsi jarak jauh melalui aplikasi smartphone.

Performa Motor Listrik dan Daya Tahan Baterai

Di balik kap mesinnya, Citroen e-C3X dipersenjatai dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 57 PS dengan torsi puncak mencapai 143 Nm. Meskipun secara angka terlihat moderat, karakteristik torsi instan khas mobil listrik dipastikan mampu memberikan akselerasi yang responsif untuk penggunaan harian di dalam kota.

Aspek yang paling krusial tentu saja adalah daya jelajahnya. Dengan sekali pengisian daya penuh, Citroen mengklaim mobil ini mampu menempuh jarak hingga 320 km. Angka ini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan komuter selama beberapa hari tanpa perlu sering melakukan pengisian ulang. Mengenai durasi pengisian, e-C3X mendukung teknologi pengisian cepat yang memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 57 menit.

Baca Juga Revolusi Besar Moto3 2028: Yamaha Resmi Jadi Pemasok Tunggal dengan Kekuatan Mesin CP2
Revolusi Besar Moto3 2028: Yamaha Resmi Jadi Pemasok Tunggal dengan Kekuatan Mesin CP2

Keamanan Tanpa Kompromi

Faktor keselamatan menjadi prioritas yang tidak ditawar oleh Citroen. Setiap unit e-C3X hadir dengan enam airbag sebagai standar perlindungan utama bagi pengemudi dan seluruh penumpang. Selain itu, sistem pengereman telah dilengkapi dengan ABS (Anti-lock Braking System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution).

Fitur tambahan seperti ISOFIX untuk kursi bayi, penguncian pintu otomatis berbasis kecepatan, serta sistem perlindungan baterai khusus juga telah disematkan. Hal ini membuktikan bahwa meskipun harganya terjangkau, standar keamanan Eropa tetap dijunjung tinggi demi memberikan ketenangan bagi para pemilik kendaraan ramah lingkungan ini.

Pilihan Warna dan Ketersediaan

Citroen menawarkan e-C3X dalam enam pilihan warna yang ekspresif, mencerminkan gaya hidup modern penggunanya. Pilihan tersebut meliputi Polar White, Steel Grey, Cosmo Blue, Perla Nera Black, Garnet Red, dan Deep Forest Green. Saat ini, pesanan telah dibuka secara luas melalui jaringan dealer resmi maupun kanal online di India.

Kehadiran Citroen e-C3X memberikan pesan kuat kepada industri bahwa efisiensi biaya produksi dan inovasi model bisnis dapat menghasilkan produk yang kompetitif tanpa harus mengorbankan kualitas. Bagi pasar Indonesia, kita tentu berharap model serupa atau bahkan e-C3X itu sendiri dapat segera menyapa aspal tanah air, mengingat tren adopsi kendaraan listrik yang terus meningkat dan dukungan pemerintah yang semakin masif terhadap ekosistem EV.

Baca Juga PM Singapura Lawrence Wong Melawat ke Jakarta, Simak Peta Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatifnya
PM Singapura Lawrence Wong Melawat ke Jakarta, Simak Peta Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatifnya
Citra Kirana

Citra Kirana

Pengamat tren otomotif dan mobilitas. Fokus pada review kendaraan terbaru dan tips perawatan praktis bagi pengendara urban di Suara Oto.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *