Jokowi Beri Teladan Pola Hidup Sehat: Rahasia Senyum Cemerlang Lewat Rutinitas Periksa Gigi di Solo

dr. Sarah Amelia | SuaraInfo
03 Jun 2026, 09:27 WIB
Jokowi Beri Teladan Pola Hidup Sehat: Rahasia Senyum Cemerlang Lewat Rutinitas Periksa Gigi di Solo

SuaraInfo — Di tengah masa purna tugasnya yang tetap aktif berinteraksi dengan masyarakat, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali menunjukkan sisi humanis sekaligus teladan dalam menjaga kualitas hidup. Baru-baru ini, sosok yang akrab disapa Jokowi tersebut tertangkap kamera sedang melakukan rutinitas yang mungkin sering diabaikan oleh banyak orang: pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara berkala.

Langkah preventif ini dilakukan Jokowi dengan mendatangi sebuah klinik gigi di Solo, Jawa Tengah. Menariknya, tempat yang ia pilih bukanlah rumah sakit besar nan mewah, melainkan klinik milik keponakannya sendiri, drg. Adinda Istiqfarina Arif. Kehadiran mantan orang nomor satu di Indonesia ini tentu saja menjadi sorotan, bukan hanya karena kesederhanaannya, tetapi juga karena pesannya yang kuat mengenai pentingnya investasi kesehatan jangka panjang.

Kunjungan Singkat yang Sarat Makna di Kota Solo

Pemeriksaan yang dilakukan Jokowi berlangsung cukup singkat, yakni sekitar 15 menit. Meski menyandang status sebagai tokoh besar, ia tetap mengikuti prosedur layaknya pasien biasa. Kepada awak media, Jokowi menegaskan bahwa kedatangannya bukan dipicu oleh rasa sakit atau keluhan mendadak, melainkan murni untuk pemeriksaan rutin. “Mau periksa gigi. Nggak (sakit), cek rutin saja, periksa rutin saja,” ungkapnya dengan gaya bicara yang tenang dan bersahaja.

Baca Juga Skandal Riset Kedokteran ‘Bodong’ Berbasis AI: MGBKI Soroti Krisis Integritas dan Celah Sistem Akademik
Skandal Riset Kedokteran ‘Bodong’ Berbasis AI: MGBKI Soroti Krisis Integritas dan Celah Sistem Akademik

Dokter gigi Adinda yang menangani langsung sang paman menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan adalah pembersihan karang gigi atau yang secara medis dikenal sebagai scaling gigi. Menurut Adinda, kondisi kesehatan mulut Jokowi tergolong sangat baik untuk usianya. Proses pembersihan berlangsung cepat karena tidak banyak tumpukan plak maupun karang gigi yang mengeras, sebuah bukti nyata bahwa gaya hidup sehat telah lama diterapkan oleh beliau.

Mengapa Scaling Gigi Sangat Krusial?

Mungkin banyak dari kita yang bertanya-tanya, seberapa pentingkah melakukan pembersihan karang gigi secara rutin seperti yang dilakukan Jokowi? Scaling bukan sekadar urusan estetika agar gigi terlihat lebih bersih. Karang gigi atau dental kalkulus adalah lapisan keras yang terbentuk dari plak yang tidak terangkat saat menyikat gigi. Jika dibiarkan, karang gigi bisa menjadi sarang bakteri yang memicu peradangan gusi (gingivitis) hingga kerusakan jaringan penyangga gigi (periodontitis).

Lebih jauh lagi, berbagai penelitian medis telah menemukan keterkaitan erat antara kesehatan mulut dengan kesehatan sistemik. Infeksi pada gusi yang kronis diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Dengan melakukan pemeriksaan gigi secara rutin, potensi masalah kesehatan yang lebih serius dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.

Baca Juga Inovasi Kebijakan BPOM: Registrasi Pangan Kini Gratis bagi UMKM, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Internasional
Inovasi Kebijakan BPOM: Registrasi Pangan Kini Gratis bagi UMKM, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Internasional

Pandangan Ahli: Pentingnya Kontrol 6 Bulan Sekali

Menanggapi aksi nyata Jokowi ini, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri, MSc, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan gigi masih perlu ditingkatkan secara masif. Ia menekankan bahwa standar emas untuk menjaga kesehatan mulut adalah melakukan kunjungan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

“Periksa gigi yang baik adalah 6 bulan sekali agar dapat terdeteksi sejak dini bila ada kelainan gigi dan mulut, seperti karies atau lubang gigi, gusi berdarah, hingga radang gusi,” jelas drg. Usman. Beliau menambahkan bahwa bagi individu yang memiliki riwayat perawatan gigi yang kompleks, frekuensi kunjungan mungkin perlu ditingkatkan sesuai dengan saran medis yang diberikan oleh dokter yang menangani.

Target 20 Gigi Fungsional untuk Lansia

Salah satu poin menarik yang disampaikan drg. Usman adalah target kesehatan bagi kelompok lanjut usia (lansia), yakni mereka yang berusia di atas 60 tahun. Mengikuti semangat yang ditunjukkan Jokowi, PDGI berharap para lansia di Indonesia setidaknya memiliki 20 gigi alami yang masih berfungsi dengan baik. Hal ini sangat penting untuk mendukung fungsi pengunyahan yang optimal, yang pada gilirannya akan mempengaruhi asupan nutrisi dan kualitas hidup lansia secara keseluruhan.

Baca Juga Ancaman Varian Andes: Misteri Penularan Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius yang Mengguncang Dunia Medis
Ancaman Varian Andes: Misteri Penularan Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius yang Mengguncang Dunia Medis

Kehilangan gigi pada usia tua bukanlah sesuatu yang harus dianggap wajar atau tak terelakkan. Dengan perawatan yang tepat, seperti rutin melakukan perawatan gigi dan menjaga kebersihan mulut, setiap orang berkesempatan untuk mempertahankan gigi asli mereka hingga usia senja, persis seperti yang diupayakan oleh Pak Jokowi.

Langkah Sederhana di Rumah: Kunci Utama Kesehatan Mulut

Meskipun kunjungan ke dokter gigi sangat penting, pondasi utama dari kesehatan mulut tetap berada pada kebiasaan sehari-hari di rumah. Drg. Usman mengingatkan bahwa menyikat gigi dengan cara dan waktu yang tepat adalah tindakan paling dasar yang tidak boleh ditawar. Banyak masyarakat yang masih salah dalam menentukan waktu menyikat gigi atau menggunakan teknik yang kurang efektif.

Prinsip dasarnya adalah memastikan sikat gigi menjangkau seluruh permukaan gigi, baik atas maupun bawah, serta bagian dalam dan luar. Waktu yang paling krusial adalah setelah sarapan pagi dan malam sebelum tidur. “Bila memakan makanan yang agak lengket bisa ditambah sikat gigi sesuai kebutuhan, namun dua kali sehari saja sudah cukup baik asalkan dilakukan dengan benar,” tambah drg. Usman.

Baca Juga Klarifikasi Kemenkes Terkait Tuduhan Mark Up Anggaran Alkes di RSUD Krui: Menilik Fakta di Balik Anggaran Rp 56,7 Miliar
Klarifikasi Kemenkes Terkait Tuduhan Mark Up Anggaran Alkes di RSUD Krui: Menilik Fakta di Balik Anggaran Rp 56,7 Miliar

Tantangan Kesehatan Gigi di Indonesia

Data menunjukkan bahwa masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan besar di tanah air. Tingginya angka karies dan penyakit periodontal sering kali disebabkan oleh kurangnya literasi kesehatan dan akses terhadap fasilitas medis. Namun, melalui teladan yang diberikan oleh tokoh publik seperti Jokowi, diharapkan ada gelombang kesadaran baru di tengah masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan mulut.

Kesehatan adalah aset yang paling berharga, dan gigi yang sehat adalah pintu masuk bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Mari kita jadikan rutinitas Joko Widodo ini sebagai inspirasi untuk mulai menjadwalkan kunjungan ke dokter gigi terdekat. Jangan menunggu hingga rasa sakit datang menyerang, karena pencegahan selalu jauh lebih murah dan nyaman daripada pengobatan.

Kesimpulan: Mari Beraksi demi Senyum Sehat

Apa yang dilakukan Jokowi di klinik keponakannya di Solo adalah pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kesehatan tidak mengenal usia maupun jabatan. Rutinitas sederhana seperti scaling gigi selama 15 menit dapat memberikan dampak besar bagi kebugaran tubuh dalam jangka panjang. Mulailah dari langkah kecil: sikat gigi dengan benar dua kali sehari, dan pastikan Anda bertemu dokter gigi setidaknya dua kali dalam setahun.

Baca Juga Bahaya Tersembunyi di Balik Tren WFC: Tips Ahli Menghindari Saraf Kejepit Saat Bekerja di Kafe
Bahaya Tersembunyi di Balik Tren WFC: Tips Ahli Menghindari Saraf Kejepit Saat Bekerja di Kafe

Ingatlah bahwa senyum yang sehat bukan hanya soal kecantikan, melainkan cerminan dari tubuh yang kuat dan jiwa yang disiplin dalam merawat anugerah Tuhan. Seperti Jokowi, mari kita jaga aset berharga ini agar tetap berfungsi maksimal hingga masa tua nanti.

dr. Sarah Amelia

dr. Sarah Amelia

Praktisi kesehatan yang aktif mengedukasi gaya hidup sehat. Menyediakan informasi medis yang mudah dipahami dan akurat hanya di Suara Sehat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *