Sering Salah Beli Ukuran Sepatu? Inilah Alasan Medis Mengapa Sore Hari Adalah Waktu Terbaik Untuk Berbelanja

dr. Sarah Amelia | SuaraInfo
06 Mei 2026, 13:26 WIB
Sering Salah Beli Ukuran Sepatu? Inilah Alasan Medis Mengapa Sore Hari Adalah Waktu Terbaik Untuk Berbelanja

SuaraInfo — Pernahkah Anda merasakan antusiasme yang luar biasa saat membeli sepasang sepatu baru di toko, namun ketika sampai di rumah dan memakainya untuk beraktivitas, sepatu tersebut tiba-tiba terasa mencekik kaki? Fenomena ini bukanlah hal aneh dan sering kali dialami oleh banyak orang. Banyak yang mengira mereka salah melihat label ukuran, padahal masalah utamanya terletak pada waktu kapan mereka mencoba sepatu tersebut.

Memilih alas kaki memang sering diibaratkan seperti mencari pasangan hidup; ia harus pas, memberikan kenyamanan, dan mampu menemani perjalanan panjang tanpa menyakiti. Namun, ada rahasia biologis yang jarang disadari oleh para pembelanja: ukuran kaki manusia tidaklah statis sepanjang hari. Ada fluktuasi ukuran yang dipengaruhi oleh aktivitas dan suhu lingkungan, yang menjadikan penentuan waktu belanja sebagai faktor krusial dalam mendapatkan kenyamanan maksimal.

Misteri Kaki yang ‘Membesar’ di Sore Hari

Berdasarkan riset yang dihimpun dari berbagai sumber medis terkemuka, termasuk catatan dari Harvard Health, waktu paling ideal untuk membeli sepatu adalah pada sore hari. Mengapa demikian? Secara fisiologis, kaki manusia cenderung mengalami pembengkakan alami atau ekspansi setelah digunakan beraktivitas seharian. Penambahan volume ini dipicu oleh efek gravitasi yang menarik cairan ke arah ekstremitas bawah saat kita berdiri atau berjalan, serta pengaruh suhu panas yang membuat pembuluh darah melebar.

Baca Juga Membongkar Rahasia Nutrisi Telur Omega-3: Benarkah Lebih Rendah Kolesterol atau Sekadar Mitos?
Membongkar Rahasia Nutrisi Telur Omega-3: Benarkah Lebih Rendah Kolesterol atau Sekadar Mitos?

Jika Anda mencari tips membeli sepatu yang paling akurat, maka aspek waktu adalah kuncinya. Dengan mencoba sepatu di sore hari, Anda sebenarnya sedang mencoba sepatu pada kondisi ukuran kaki yang paling maksimal. Hal ini memastikan bahwa sepatu tersebut tetap akan terasa nyaman meskipun kaki Anda berada dalam kondisi paling lelah dan ‘gemuk’ sekalipun.

Pandangan Ahli Ortopedi: Sepatu Sebagai ‘Jodoh’ Bagi Kaki

Senada dengan temuan riset global, dr. Langga Sintong, SpOT(K), seorang dokter spesialis ortopedi konsultan Foot and Ankle dari Siloam Hospitals Mampang, memberikan penekanan serupa. Menurutnya, kenyamanan adalah prioritas utama yang tidak boleh dikompromi demi sekadar estetika atau tren mode semata.

“Mencari sepatu ibarat mencari jodoh, harus dicari dan dicoba sampai dapat sepatu yang benar-benar nyaman saat dipakai,” ungkap dr. Langga. Beliau menegaskan bahwa pemilihan waktu di sore hari adalah strategi preventif yang cerdas. “Sore hari, kaki kita sedikit membengkak. Jadi, pada saat kita banyak berjalan nanti, sepatu tidak akan terasa lebih sempit karena kita sudah mengantisipasi ukuran terbesarnya,” tambahnya.

Baca Juga Waspada Siomay Ikan Sapu-sapu! Ini Panduan Lengkap Cara Membedakannya Menurut Ahli Gizi
Waspada Siomay Ikan Sapu-sapu! Ini Panduan Lengkap Cara Membedakannya Menurut Ahli Gizi

Dampak Buruk Mengabaikan Ukuran Sepatu yang Tepat

Banyak orang meremehkan dampak dari sepatu yang kekecilan. Padahal, kesehatan kaki memiliki kaitan erat dengan postur tubuh dan kenyamanan mobilitas secara keseluruhan. Mengenakan alas kaki yang terlalu sempit bukan hanya soal rasa tidak nyaman yang bersifat sementara, melainkan bisa memicu berbagai masalah medis serius jika dilakukan dalam jangka panjang.

Dr. Langga memperingatkan bahwa sepatu yang tidak pas dapat menyebabkan berbagai gangguan, mulai dari yang ringan hingga kronis, seperti:

  • Nyeri Kronis: Rasa sakit yang tajam pada area jari atau tumit akibat tekanan berlebih.
  • Lecet dan Luka: Gesekan terus-menerus antara kulit dan material sepatu yang kaku dapat menyebabkan luka terbuka.
  • Bunion dan Kelainan Bentuk: Penekanan terus-menerus dapat mengubah struktur tulang kaki.
  • Kuku Cantengan: Tekanan pada ujung jari sering kali memaksa kuku tumbuh ke dalam daging.

Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap individu untuk lebih selektif dan tidak terburu-buru saat melakukan transaksi di toko sepatu. Memilih ukuran yang sedikit lebih longgar lebih baik daripada memaksakan kaki masuk ke dalam ruang yang terbatas.

Baca Juga Jangan Anggap Remeh Lemas Mendadak Usai Begadang: Waspada Ancaman Stroke Ringan di Usia Muda
Jangan Anggap Remeh Lemas Mendadak Usai Begadang: Waspada Ancaman Stroke Ringan di Usia Muda

Panduan Lengkap Memilih Sepatu Agar Tidak Menyesal

Sebagai referensi tambahan bagi Anda yang ingin memperbarui koleksi alas kaki, berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan berdasarkan rekomendasi dokter ortopedi dan pakar kesehatan:

1. Selalu Gunakan Kaus Kaki Saat Mencoba

Jangan mencoba sepatu dengan kaki telanjang jika Anda berencana memakainya dengan kaus kaki. Pastikan Anda membawa atau menggunakan jenis kaus kaki yang biasa Anda pakai untuk jenis sepatu tersebut (misalnya kaus kaki tebal untuk sepatu lari).

2. Berikan Ruang di Bagian Depan

Pastikan ada jarak sekitar 1 hingga 1,5 sentimeter (setebal ibu jari Anda) antara ujung jari terpanjang dengan ujung depan sepatu. Ini memberikan ruang gerak bagi jari saat Anda melangkah ke depan.

3. Cobalah Kedua Belah Kaki

Banyak orang memiliki satu kaki yang sedikit lebih besar dari yang lain. Selalu coba kedua sepatu dan pastikan kaki yang lebih besar merasa nyaman. Jangan hanya mengandalkan ukuran pada kaki yang lebih kecil.

4. Tes Berjalan di Permukaan Keras

Jangan hanya duduk saat mencoba. Berjalanlah di sekitar toko, jika perlu lakukan sedikit gerakan melompat atau lari kecil untuk merasakan apakah ada bagian yang menekan atau mengganjal.

Baca Juga Uji Ketajaman Logika: Hanya Pindahkan Satu Batang Korek Api untuk Memecahkan Teka-Teki Matematika Ini!
Uji Ketajaman Logika: Hanya Pindahkan Satu Batang Korek Api untuk Memecahkan Teka-Teki Matematika Ini!

Bagaimana Jika Sepatu Terlanjur Kekecilan?

Mungkin Anda sudah terlanjur membeli sepatu impian namun merasa ukurannya kurang pas setelah beberapa kali pemakaian. Dr. Langga menyarankan beberapa solusi praktis. “Bisa dicoba untuk melonggarkan talinya atau menggunakan alat peregang sepatu jika memungkinkan. Namun, jika rasa nyeri timbul, segeralah istirahat dan lepaskan sepatunya,” sarannya.

Dalam kasus yang lebih ekstrem, menggunakan sepatu yang kekecilan dapat mengganggu sirkulasi darah. Jika Anda sering merasakan kesemutan atau mati rasa saat memakai sepatu tertentu, itu adalah sinyal dari tubuh bahwa ukuran sepatu ideal Anda tidak terpenuhi dan sebaiknya segera mengganti dengan ukuran yang lebih sesuai.

Kesimpulan: Kenyamanan di Atas Segalanya

Pada akhirnya, sepatu bukan sekadar aksesori penunjang penampilan, melainkan fondasi bagi seluruh tubuh saat berdiri dan bergerak. Dengan memperhatikan detail kecil seperti waktu pembelian di sore hari, Anda telah melakukan langkah besar dalam menjaga kesehatan jangka panjang kaki Anda.

Jangan biarkan gaya mengorbankan fungsi. Kaki yang sehat akan membawa Anda melangkah lebih jauh, sementara sepatu yang salah hanya akan menghambat langkah Anda. Ingatlah tips dari SuaraInfo ini sebelum Anda memutuskan untuk membawa pulang sepasang sepatu baru di akhir pekan nanti.

Baca Juga Bahaya Tersembunyi di Balik Volume Earphone Maksimal: Ancaman Tuli Permanen Mengintai Anda
Bahaya Tersembunyi di Balik Volume Earphone Maksimal: Ancaman Tuli Permanen Mengintai Anda
dr. Sarah Amelia

dr. Sarah Amelia

Praktisi kesehatan yang aktif mengedukasi gaya hidup sehat. Menyediakan informasi medis yang mudah dipahami dan akurat hanya di Suara Sehat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *