Menjelajahi Taman Dafici Jagakarsa: Oase Hijau Jakarta Selatan dengan Fenomena ‘Perosotan Raksasa’ Saat Hujan

Dimas Pratama | SuaraInfo
13 Mei 2026, 09:26 WIB
Menjelajahi Taman Dafici Jagakarsa: Oase Hijau Jakarta Selatan dengan Fenomena 'Perosotan Raksasa' Saat Hujan

SuaraInfo — Di tengah kepungan beton dan hiruk-pikuk kemacetan Jakarta, ruang terbuka hijau kini menjadi kemewahan yang sangat dicari oleh warga ibu kota. Jika Anda merasa jenuh dengan suasana pusat perbelanjaan atau mal yang itu-itu saja, cobalah sesekali melipir ke arah Jakarta Selatan. Di sana, tersembunyi sebuah ‘oase’ hijau yang menawarkan ketenangan sekaligus keunikan tersendiri. Namanya adalah Taman Dafici, sebuah singkatan puitis dari Taman Damai Kahfi Cipedak.

Terletak secara strategis di kawasan Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Moh. Kahfi I, Jagakarsa, Taman Dafici bukan sekadar taman lingkungan biasa. Berdasarkan pengamatan mendalam tim SuaraInfo di lapangan, taman ini merupakan bagian dari proyek strategis Taman Maju Bersama (TMB) yang dirancang untuk mendekatkan masyarakat dengan alam. Namun, ada satu hal yang membuat taman ini viral dan menjadi perbincangan hangat: sebuah skatepark yang secara ajaib berubah fungsi menjadi ‘perosotan raksasa’ setiap kali hujan mengguyur.

Fasilitas Lengkap yang Memanjakan Warga

Memasuki gerbang Taman Dafici, pengunjung akan langsung disambut dengan tata ruang yang teratur dan asri. Meskipun ada sedikit catatan mengenai pemeliharaan papan penunjuk jalan yang beberapa hurufnya mulai hilang, hal tersebut tidak mengurangi pesona fungsionalitas taman ini. Fasilitas yang tersedia bisa dibilang jempolan untuk standar taman kota di tingkat kecamatan.

Baca Juga Mitos Masangin di Alun-alun Kidul: Menguji Ketulusan Hati Lewat Dua Beringin Kembar Yogyakarta
Mitos Masangin di Alun-alun Kidul: Menguji Ketulusan Hati Lewat Dua Beringin Kembar Yogyakarta

Bagi para pegiat kebugaran, tersedia area Outdoor Gym yang sangat memadai untuk aktivitas kalistenik atau sekadar pemanasan ringan di pagi hari. Tak jauh dari sana, berdiri lapangan olahraga serbaguna yang dipagari kawat tinggi, memungkinkan warga bermain basket atau futsal dengan nyaman tanpa khawatir bola meluncur ke jalan raya. Bagi komunitas kreatif, keberadaan Amphitheater atau panggung terbuka menjadi ruang ekspresi yang sangat berharga untuk berbagai kegiatan seni maupun diskusi warga.

Surga Kecil bagi Anak-Anak

Salah satu daya tarik utama yang membuat Taman Dafici selalu dipadati pengunjung, terutama saat sore hari, adalah area Children Playground. Fasilitas bermain anak di sini dirancang dengan mempertimbangkan aspek keamanan yang tinggi. Berbagai macam ayunan, jungkat-jungkit, hingga rangkaian perosotan warna-warni berdiri kokoh di atas lantai karet yang empuk. Ini memberikan rasa aman bagi para orang tua saat membiarkan buah hatinya mengeksplorasi ketangkasan motorik mereka.

Tak hanya itu, kehadiran Taman Bambu di salah satu sudut memberikan nuansa sejuk yang berbeda. Rumpun bambu yang melambai ditiup angin menciptakan harmoni suara yang menenangkan, seolah menghapus kesan bahwa kita masih berada di jantung kota Jakarta yang sibuk. Ini adalah spot favorit bagi mereka yang ingin melakukan healing tipis-tipis tanpa harus keluar biaya besar.

Baca Juga Sensasi Staycation Mewah di Atas Awan: Eksplorasi Trans Luxury Hotel Surabaya dengan Penawaran Spesial di Bawah 1 Juta
Sensasi Staycation Mewah di Atas Awan: Eksplorasi Trans Luxury Hotel Surabaya dengan Penawaran Spesial di Bawah 1 Juta

Fenomena Unik: Skatepark yang Menjelma Jadi Waterboom

Namun, daya tarik paling eksentrik dari Taman Dafici justru muncul saat langit mulai mendung. Skatepark yang didesain dengan model mangkuk (bowl) berwarna merah bata ini memiliki ‘fungsi ganda’ yang tak terduga. Saat cuaca cerah, area ini memang ditujukan bagi para pemain skateboard atau sepatu roda untuk mengasah kemampuan mereka.

Namun, begitu rintik hujan turun dan membasahi permukaan semen yang halus, anak-anak sekitar akan segera berkumpul. Alih-alih menjauh untuk berteduh, mereka justru memanfaatkan permukaan skatepark yang licin untuk meluncur bebas. Dengan tawa yang membuncah, mereka meluncur dari tepi mangkuk menuju ke tengah, persis seperti berada di wahana perosotan air atau waterboom mewah.

“Ini pemandangan rutin di sini. Kalau hujan, skatepark-nya langsung berubah jadi tempat perosotan bocah-bocah. Mereka senang sekali, apalagi permukaannya licin kena air,” ujar seorang warga sekitar kepada tim SuaraInfo sambil menunjukkan rona bangga akan keunikan tamannya.

Keamanan dan Estetika yang Berdampingan

Meskipun fenomena ini terlihat menyenangkan secara naratif, SuaraInfo tetap mencatat adanya kekhawatiran terkait aspek keamanan. Beberapa waktu lalu, sempat muncul diskusi hangat di kalangan warga mengenai risiko keselamatan anak-anak yang bermain di area skatepark tersebut, mengingat fungsi aslinya bukan untuk seluncuran tubuh. Beruntung, sejauh pantauan kami, belum ada insiden serius, namun pengawasan orang tua tetap menjadi hal yang mutlak diperlukan.

Baca Juga Tragedi di Pesisir Sumba: Kisah Pilu Turis Australia Menghadapi Kekerasan dan Pencabulan di Pantai Pailiang
Tragedi di Pesisir Sumba: Kisah Pilu Turis Australia Menghadapi Kekerasan dan Pencabulan di Pantai Pailiang

Dari sisi estetika, Taman Dafici menawarkan visual yang sangat fotogenik. Di satu sudut tertentu, pengunjung bisa mengabadikan pemandangan taman hijau yang kontras dengan latar belakang menara dan kubah emas sebuah masjid yang megah di kejauhan. Perpaduan antara hijaunya alam dan kemegahan arsitektur religius ini menciptakan suasana tenang, terutama saat cahaya matahari sore mulai menguning atau yang biasa disebut golden hour.

Lokasi Strategis untuk Transit dan Relaksasi

Popularitas Taman Dafici juga didukung oleh lokasinya yang sangat strategis. Berada sangat dekat dengan Fortune Swalayan, taman ini sering kali menjadi tempat transit favorit bagi warga setelah lelah berbelanja kebutuhan pokok. Banyak keluarga yang memilih mampir sejenak untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak mereka bermain sebelum pulang ke rumah.

Aksesibilitas yang mudah dijangkau dari arah Cipedak maupun Jagakarsa menjadikan taman ini sebagai simpul sosial yang penting. Di sini, interaksi antarwarga terjalin secara natural di bawah naungan pohon-pohon rindang. Bagi Anda yang berencana berkunjung, Taman Dafici terbuka untuk umum setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Disarankan datang pada pagi hari untuk udara yang lebih segar atau sore hari untuk menikmati suasana senja yang syahdu.

Baca Juga Pesona Pulau Tabuhan: Sensasi Maldives dan Adrenalin Off-Road di Tengah Selat Bali
Pesona Pulau Tabuhan: Sensasi Maldives dan Adrenalin Off-Road di Tengah Selat Bali

Taman Dafici adalah bukti nyata bahwa ruang terbuka hijau yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak psikologis positif bagi warga kota. Ia bukan sekadar lahan kosong dengan tanaman, melainkan sebuah ruang komunal yang hidup, dinamis, dan penuh dengan cerita—termasuk cerita tentang keceriaan anak-anak yang berseluncur di tengah rintik hujan Jakarta.

Dimas Pratama

Dimas Pratama

Penjelajah dunia yang gemar membagikan cerita perjalanan unik dan panduan budget travel. Menginspirasi petualangan Anda melalui Info Travel.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *