Rahasia Kebugaran Donald Trump: Mengapa Sang Mantan Presiden Lebih Memilih Golf Ketimbang Treadmill?

dr. Sarah Amelia | SuaraInfo
07 Mei 2026, 05:26 WIB
Rahasia Kebugaran Donald Trump: Mengapa Sang Mantan Presiden Lebih Memilih Golf Ketimbang Treadmill?

SuaraInfo — Di tengah hiruk-pikuk panggung politik global yang menuntut stamina prima, sosok Donald Trump selalu berhasil mencuri perhatian, bukan hanya karena retorika politiknya, melainkan juga gaya hidupnya yang tergolong tidak lazim bagi seorang pemimpin negara. Di usianya yang telah menyentuh angka 79 tahun, Trump secara terbuka mengungkapkan pandangannya yang cukup kontroversial mengenai kebugaran fisik: ia sama sekali tidak menyukai olahraga konvensional.

Dalam sebuah momen yang penuh kehangatan namun sarkastik di Oval Office, Trump berbagi pandangannya di hadapan sejumlah atlet profesional. Acara yang sejatinya merupakan penandatanganan proklamasi Bulan Kebugaran dan Olahraga Nasional (National Physical Fitness and Sports Month) tersebut justru menjadi panggung bagi Trump untuk mengakui bahwa dirinya jarang sekali berkeringat demi alasan kesehatan formal. Pengakuan ini tentu menarik perhatian banyak pihak yang selama ini memantau pola kesehatan masyarakat dan gaya hidup para tokoh dunia.

Candaan Satu Menit di Oval Office

Saat berdiri di belakang meja kepresidenan yang ikonik, Trump sempat membacakan naskah pidato resmi yang menekankan pentingnya aktivitas fisik bagi warga Amerika. Namun, karakter aslinya yang spontan segera mengambil alih. Sambil tersenyum tipis ke arah para atlet yang berbaris di belakangnya, ia melontarkan candaan yang memicu tawa riuh di seluruh ruangan.

Baca Juga Tragedi JAKIM 2026: Mengapa ‘Mendengarkan Tubuh’ Adalah Kunci Keselamatan Pelari di Lintasan Marathon
Tragedi JAKIM 2026: Mengapa ‘Mendengarkan Tubuh’ Adalah Kunci Keselamatan Pelari di Lintasan Marathon

“Saya bekerja sangat keras secara pribadi. Saya bahkan sangat sering berolahraga, mungkin maksimal satu menit sehari jika saya sedang merasa sangat ‘beruntung’,” ujar Trump sebagaimana dilaporkan oleh berbagai sumber terpercaya. Pernyataan ini mempertegas citranya sebagai sosok yang lebih memercayai insting dan energi alaminya ketimbang mengikuti rezim latihan fisik yang ketat dan melelahkan.

Filosofi Anti-Treadmill: Mengapa Trump Menganggap Olahraga itu Membosankan?

Bagi banyak orang, berlari di atas treadmill adalah ritual wajib untuk menjaga kesehatan jantung. Namun, bagi Donald Trump, hal tersebut adalah bentuk penyiksaan mental yang tidak perlu. Dalam sebuah wawancara mendalam, ia menegaskan ketidaksukaannya pada rutinitas gym yang dianggapnya sangat menjemukan dan tidak produktif secara intelektual.

“Saya benar-benar tidak menyukainya. Bagi saya, itu sangat membosankan,” ungkap Trump dengan nada tegas. Ia menambahkan bahwa menghabiskan waktu berjam-jam untuk berjalan atau berlari di tempat yang sama bukanlah cara yang ingin ia pilih untuk menghabiskan waktu luangnya. Baginya, gaya hidup sehat tidak harus selalu berkaitan dengan keringat berlebih di dalam ruangan tertutup, melainkan tentang bagaimana seseorang merasa nyaman dengan ritme tubuhnya sendiri.

Baca Juga Kisah Haru Camila, Bocah 11 Tahun yang Terserang Stroke Mendadak di Sekolah: Waspada Bahaya Komplikasi Virus
Kisah Haru Camila, Bocah 11 Tahun yang Terserang Stroke Mendadak di Sekolah: Waspada Bahaya Komplikasi Virus

Golf: Diplomasi Hijau dan Olahraga Utama

Meski mengaku enggan pergi ke gym, bukan berarti Trump tidak bergerak sama sekali. Olahraga favoritnya—yang bahkan sudah menjadi identitas dirinya—adalah golf. Baginya, golf bukan sekadar permainan memasukkan bola ke dalam lubang, melainkan sebuah bentuk meditasi aktif dan diplomasi yang dilakukan di udara terbuka. Frekuensi Trump bermain golf di akhir pekan sangatlah tinggi, hingga muncul berbagai laporan yang secara khusus memantau aktivitasnya di lapangan hijau tersebut.

Para pengamat mencatat bahwa berjalan di lapangan golf yang luas sebenarnya memberikan manfaat kardiovaskular yang cukup signifikan bagi orang seusianya. Ini adalah bentuk olahraga golf yang ia nikmati karena menggabungkan elemen strategi, kompetisi, dan gerakan fisik tanpa terasa seperti beban latihan yang kaku.

Pemeriksaan Medis dan Tantangan Insufisiensi Vena Kronis

Secara klinis, kondisi kesehatan Trump tetap berada di bawah pengawasan ketat tim medis kepresidenan. Berdasarkan pemeriksaan terakhir, Trump tercatat memiliki berat badan sekitar 224 pon (101 kg) dengan tinggi badan 6 kaki 3 inci (182 cm). Meskipun angka-angka ini menempatkannya dalam kategori tertentu, dokter pribadinya seringkali menyebutkan bahwa Trump memiliki genetika yang luar biasa kuat.

Baca Juga Waspada Gejala Tersembunyi Kanker Serviks: Mengapa Deteksi Dini Bisa Menyelamatkan Nyawa?
Waspada Gejala Tersembunyi Kanker Serviks: Mengapa Deteksi Dini Bisa Menyelamatkan Nyawa?

Namun, ada satu kondisi medis yang sempat terungkap ke publik, yakni insufisiensi vena kronis. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah vena di kaki mengalami kesulitan untuk mengalirkan darah kembali ke jantung secara optimal. Akibatnya, Trump sering mengalami pembengkakan di area pergelangan kaki. Untuk menyiasati hal ini, para ajudannya kini lebih sering mengingatkan sang presiden untuk bangkit dari kursi kerjanya dan berjalan-jalan kecil di sekitar kantor guna memperlancar sirkulasi darah.

Tanggapan Trump Mengenai Tren Obat Penurun Berat Badan

Dunia medis saat ini sedang dihebohkan dengan popularitas obat-obatan penurun berat badan atau agonis GLP-1 yang awalnya ditujukan untuk penderita diabetes. Menanggapi fenomena ini, Trump tidak ketinggalan melontarkan candaan khasnya. Ia mengakui bahwa banyak orang di lingkaran dekatnya yang menggunakan bantuan medis tersebut untuk menjaga penampilan mereka.

Ketika ditanya secara langsung apakah ia pernah mencoba menggunakan obat-obatan semacam itu untuk menjaga berat badannya, Trump menjawab dengan santai. “Tidak, saya belum pernah menggunakannya. Mungkin suatu saat nanti saya harus mencobanya,” pungkasnya sambil tertawa. Jawaban ini menunjukkan bahwa ia masih memercayai cara-cara alami, meskipun cara alaminya tersebut sangat minim aktivitas fisik intens.

Baca Juga Tragedi MV Hondius: Di Balik Operasi Evakuasi Darurat Wabah Andes Virus di Spanyol
Tragedi MV Hondius: Di Balik Operasi Evakuasi Darurat Wabah Andes Virus di Spanyol

Kesimpulan: Kebugaran dalam Keunikan Sendiri

Apa yang bisa dipelajari dari pendekatan Donald Trump terhadap kesehatan? Mungkin ini adalah pengingat bahwa setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam mengelola tubuh mereka. Meskipun para ahli medis tetap menyarankan olahraga rutin untuk menjaga kesehatan jantung, Trump membuktikan bahwa stamina untuk memimpin sebuah negara bisa datang dari kombinasi aktivitas ringan yang disukai dan kekuatan mental yang tangguh.

Bagi Trump, kebugaran bukanlah soal berapa mil Anda berlari di atas mesin, melainkan seberapa produktif Anda tetap bergerak dalam rutinitas harian yang Anda nikmati. Di usianya yang hampir memasuki dekade kedelapan, sang mantan presiden tetap menunjukkan energi yang seolah tidak ada habisnya, membuktikan bahwa filosofi “anti-olahraga” miliknya bekerja setidaknya untuk dirinya sendiri.

dr. Sarah Amelia

dr. Sarah Amelia

Praktisi kesehatan yang aktif mengedukasi gaya hidup sehat. Menyediakan informasi medis yang mudah dipahami dan akurat hanya di Suara Sehat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *